Site icon BantenDaily

DLH Tangsel Libatkan Warga Bersihkan Kali Cirompang Lewat Program Prokasih

DLH Tangsel mengajak warga membersihkan Kali Cirompang melalui Program Porkasi guna meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Petugas DLH Kota Tangerang Selatan bersama warga membersihkan area sekitar Kali Cirompang dalam kegiatan Program Kali Bersih (Porkasi) di Perumahan Villa Tekno Serpong, Setu, Jumat (5/6/2026). Program tersebut melibatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kualitas aliran air. (Foto: Ist)

KOTA TANGSEL | BD – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan kembali menggencarkan upaya pelestarian lingkungan melalui Program Kali Bersih (Prokasih). Kali Cirompang di kawasan Perumahan Villa Tekno Serpong, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Program tersebut digelar sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan aliran sungai dan saluran air di lingkungan permukiman. Sejak pagi, puluhan warga bersama petugas DLH bergotong royong membersihkan sampah dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran air.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan DLH Kota Tangsel, Deni Danial, mengatakan bahwa Program Porkasi tidak hanya berfokus pada kegiatan pembersihan fisik, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Menurutnya, keberhasilan menjaga kebersihan sungai tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Yang ingin kami dorong adalah tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Ketika lingkungan terawat, manfaatnya akan kembali dirasakan oleh warga dalam bentuk lingkungan yang lebih sehat dan nyaman,” ujar Deni, Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, sungai dan saluran air memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan. Karena itu, kebiasaan membuang sampah sembarangan perlu terus ditekan melalui edukasi dan keterlibatan langsung masyarakat dalam kegiatan lingkungan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, DLH Tangsel juga menyerahkan sejumlah peralatan kebersihan kepada warga setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kerja bakti rutin dan pemeliharaan lingkungan secara mandiri.

Deni menambahkan, penyediaan sarana kebersihan merupakan salah satu upaya untuk mempermudah warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, ketersediaan alat sering kali menjadi faktor pendukung agar kegiatan gotong royong dapat berjalan lebih optimal.

Program Porkasi sendiri akan terus dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah Kota Tangsel yang memiliki aliran sungai maupun saluran air di sekitar kawasan permukiman. Melalui program ini, DLH berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dapat terus meningkat.

“Partisipasi warga menjadi kunci utama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ketika masyarakat terlibat aktif, maka upaya menjaga kualitas lingkungan akan lebih mudah diwujudkan dan manfaatnya dapat dirasakan bersama,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

Exit mobile version