Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bupati Tangerang Resmikan Koperasi Desa Merah Putih di Cisoka

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Jan 2026 21:43 90 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka kegiatan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Kecamatan Cisoka, dengan acara utama berlangsung di KDMP Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, pada hari Kamis tanggal 22 Januari 2026.

Dalam pidatonya, Bupati Maesyal Rasyid menyatakan bahwa koperasi memainkan peran penting dalam mendorong kemakmuran masyarakat serta pertumbuhan ekonomi setempat. Oleh karena itu, koperasi ini perlu diperkokoh sejak awal sebagai dasar bagi pembangunan ekonomi rakyat.

“Sejalan dengan prinsip yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, bahwa pembangunan ekonomi harus dimulai dari tingkat bawah. Koperasi ini dibentuk untuk menarik sebanyak mungkin anggota, sehingga hasilnya adalah peningkatan kesejahteraan bagi anggota dan masyarakat luas,” kata Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menjelaskan bahwa KDMP seperti yang ada di Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, telah menyediakan berbagai barang kebutuhan dasar seperti beras, minyak goreng, dan gas elpiji dengan harga yang lebih bersaing dibandingkan pasar umum.

“Hal ini menunjukkan bahwa koperasi dapat berperan untuk kepentingan masyarakat. Saya mengimbau warga untuk turut mendukung koperasi ini dengan berbelanja di sini. Dengan cara itu, manfaatnya akan kembali ke masyarakat dan kemakmuran dapat naik secara bertahap,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran KDMP diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan harian tanpa harus melakukan perjalanan jauh.

“Dengan adanya koperasi ini, masyarakat tidak perlu lagi pergi ke tempat yang jauh untuk berbelanja. Insyaallah, koperasi ini akan terus berkembang,” tambahnya.

Mengenai pengembangan KDMP, Bupati menjelaskan bahwa pengoperasian koperasi di Cisoka merupakan langkah awal, mengingat secara nasional telah didirikan sekitar 81.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang belum sepenuhnya berjalan maksimal akibat berbagai kendala, terutama dukungan dana.

“Di Kabupaten Tangerang, kami memulai lebih cepat berkat bantuan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari para pengembang. Ini dilakukan sambil menanti dukungan anggaran dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia menyebutkan bahwa setiap Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mendapat modal awal sebesar Rp100 juta dari dana CSR. Dengan jumlah 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, total bantuan CSR untuk koperasi KDKMP mencapai sekitar Rp27,4 miliar.

“Kami mempercepat melalui dana CSR karena program-program Bapak Presiden sangat langsung menyentuh kehidupan rakyat. Koperasi Desa Merah Putih ini merupakan salah satu alat penting untuk meningkatkan kemakmuran dan ekonomi yang berasal dari, oleh, dan untuk masyarakat sendiri,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA