IPM Tertinggi di Banten, Pemkot Tangsel Konsisten Bangun SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

waktu baca 3 menit
Selasa, 27 Jan 2026 19:04 14 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang dipimpin oleh Wali Kota Benyamin Davnie sangat fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi kemajuan wilayah. Dengan mempercepat program beasiswa dan memastikan pendidikan merata, pemerintah daerah ini bertekad menghasilkan generasi muda yang tangguh dan siap bersaing di tingkat global.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyatakan bahwa tujuan Wali Kota Benyamin Davnie dari 2024 hingga awal 2026 adalah menjamin semua kalangan masyarakat Tangsel mendapatkan pendidikan yang memadai dan bermutu.

“Bapak Wali Kota Benyamin Davnie selalu menegaskan bahwa meningkatkan kualitas SDM adalah prioritas utama. Beliau ingin memastikan generasi mendatang di Tangsel tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang tersertifikasi. Komitmen ini kami laksanakan dengan memberikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada lebih dari 91.000 siswa dari tingkat TK hingga SMP, serta beasiswa khusus untuk 7.500 siswa SMP dan 2.500 siswa dari keluarga kurang mampu guna memutus siklus kemiskinan lewat jalur pendidikan,” kata TB Asep Nurdin saat memberikan penjelasan di Ciputat, Selasa (27/1/2026).

Asep melanjutkan, perhatian pemerintah Tangsel terhadap SDM juga mencakup mereka yang pernah berhenti sekolah melalui program Beasiswa Kesetaraan Paket A, B, dan C yang telah diikuti oleh lebih dari 500 orang. Hal ini terlihat dari Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 7-12 tahun yang mencapai 99,72 persen.

Seiring dengan upaya meningkatkan kualitas manusia, fasilitas pendukung juga dipercepat pembangunannya. Asep menjelaskan bahwa pemerintah telah berhasil memperbaiki sarana dan prasarana di 27 sekolah serta mendirikan ruang kelas baru di lokasi-lokasi penting. Selain itu, pembangunan area interaksi masyarakat seperti Alun-alun Kecamatan Ciputat Timur dan 16 unit Balai Warga menjadi wadah untuk perkembangan sosial kaum muda.

Dalam bidang kesejahteraan dan kesehatan, kepemimpinan Benyamin Davnie membuat Tangsel mencapai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 84,81 pada 2025. Angka ini adalah yang terbaik di Provinsi Banten dan termasuk kategori “Sangat Tinggi” secara nasional. Pencapaian ini didukung oleh keberhasilan Tangsel mengurangi angka stunting hingga meraih Juara 1 di tingkat provinsi, serta menekan tingkat pengangguran terbuka melalui program D3 (Dilatih, Disertifikasi, Ditempatkan).

“Target kami pada 2026, sesuai arahan Pak Wali Kota, adalah memperkuat digitalisasi dalam pendidikan dan memperluas cakupan jaminan kesehatan universal. Kami ingin setiap penduduk Tangsel merasa didukung oleh pemerintah, mulai dari layanan kesehatan di puskesmas hingga biaya kuliah di perguruan tinggi,” ujar Asep.

Hingga awal 2026, pemerintah Tangsel juga telah menyediakan sanitasi yang layak di 230 RT untuk menjaga kualitas lingkungan hidup warga dan memperbaiki 26 rumah korban bencana agar bisa dihuni. Di sektor ekonomi kecil, sebanyak 54 Koperasi Kelurahan Merah Putih telah dibentuk, dan ratusan produk UMKM telah dibantu mendapatkan sertifikasi halal gratis untuk meningkatkan daya saing ekonomi rakyat.

“Memasuki 2026, rencana pemerintah adalah memperkuat ekosistem digital di semua layanan publik dan pendidikan. Pak Benyamin Davnie berharap, dengan semua fasilitas yang telah disediakan—mulai dari beasiswa, layanan kesehatan gratis, hingga sertifikasi keterampilan—masyarakat Tangsel dapat menikmati standar hidup yang lebih tinggi dan mampu berkompetisi di kancah internasional,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA