Maesyal Rasyid Gelar Tarawih Keliling di Masjid Baitun Nuur Kresek, Ajak Warga Jaga Kondusifitas Ramadan

waktu baca 3 menit
Kamis, 26 Feb 2026 13:58 22 Nazwa

TANGERANG | BD – Penjabat Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, menyempatkan diri menghadiri pelaksanaan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Baitun Nuur, Kecamatan Kresek, pada hari Rabu (25/2/2026). Kehadirannya dalam momen keagamaan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk terus mempererat hubungan dengan warga masyarakat, khususnya dalam menyemarakkan ibadah di bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga yang telah hadir memenuhi undangan takbir dan tarawih bersama. Baginya, Ramadan bukan sekadar waktu untuk menjalankan kewajiban ibadah semata, melainkan juga momentum strategis untuk memperkokoh tali persaudaraan dan kerja sama antara pemerintah dengan berbagai lapisan masyarakat.

“Momentum Ramadan ini kita manfaatkan sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan warga. Kehadiran kami di tengah-tengah masyarakat bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah agar pelaksanaan ibadah selama bulan suci dapat berjalan dengan nyaman, aman, dan penuh kekhusyukan,” tegas Maesyal Rasyid dalam pidatonya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu menjelaskan bahwa pelaksanaan program Tarling merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menyebarkan syiar Islam ke seluruh penjuru wilayah. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap dapat menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari perkotaan hingga pedesaan, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kegiatan Tarling ini adalah upaya kita untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan syiar Islam di wilayah Kabupaten Tangerang. Kami ingin memastikan bahwa ibadah puasa, salat tarawih, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya dapat berlangsung dengan lancar dan kondusif,” lanjut Maesyal Rasyid.

Mengingat kompleksitas kondisi geografis dan sosial masyarakat Kabupaten Tangerang yang majemuk, Maesyal Rasyid juga menyoroti pentingnya memelihara kerukunan antarumat beragama. Ia mengingatkan warga agar perbedaan yang ada di masyarakat tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan justru dipandang sebagai kekuatan yang dapat menyatukan berbagai elemen dalam membangun daerah.

“Keberagaman yang kita miliki harus dijaga dan dirawat dengan baik. Jangan sampai perbedaan menjadi pemecah belah, melainkan harus menjadi perekat dalam membangun Kabupaten Tangerang yang semakin maju dan sejahtera. Masjid, selain sebagai tempat ibadah, juga harus menjadi pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” pesannya dengan penuh semangat.

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di Masjid Baitun Nuur, Maesyal Rasyid secara simbolis menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp20 juta kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan umat dan pemakmuran rumah Allah SWT.

Penyerahan bantuan tersebut mendapat respons positif dari Ketua MUI Kecamatan Kresek, KH. Abdul Muid. Dalam keterangannya, ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang sebesar-besarnya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. Bagi KH. Abdul Muid, kunjungan dan bantuan dari Regents Tangerang merupakan suntikan semangat yang sangat berarti bagi pengurus masjid dalam menjalankan tugasnya.

“Atas nama seluruh pengurus Masjid Baitun Nuur dan tokoh agama di wilayah Kresek, kami mengucapkan Alhmadulillah. Bantuan yang diberikan merupakan amanah yang akan kami gunakan dengan baik dan bertanggung jawab untuk kepentingan umat dan kemakmuran masjid,” tutup KH. Abdul Muid dengan penuh haru. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA