Petugas melakukan pemeriksaan gigi dan mulut terhadap siswa SDIT Cahaya La Royba dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan di lingkungan sekolah, Rabu (2/9/2026). Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya memantau kesehatan siswa sekaligus mendukung deteksi dini terhadap kondisi yang perlu mendapat perhatian. (Foto: Dok. Pribadi)SERANG | BD — SDIT Cahaya La Royba melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi siswa pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perhatian sekolah terhadap kondisi kesehatan peserta didik sekaligus upaya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan turut melibatkan Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 40 yang membantu mendukung kelancaran kegiatan di lingkungan sekolah. Para mahasiswa tidak hanya berperan dalam mendampingi siswa, tetapi juga membantu memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung tertib dan kondusif.
Pemeriksaan diikuti oleh siswa sesuai jadwal yang telah ditentukan. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta didik sekaligus menjadi langkah awal dalam mengidentifikasi hal-hal yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Selama kegiatan berlangsung, Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 40 membantu mengatur barisan siswa, mengarahkan peserta didik menuju lokasi pemeriksaan, serta mendampingi mereka selama menunggu giliran.
Pendampingan tersebut turut menciptakan suasana yang lebih teratur dan nyaman. Mahasiswa PLP juga memberikan arahan kepada siswa agar mengikuti proses pemeriksaan dengan tenang sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Salah satu guru SDIT Cahaya La Royba, Rizki Amaliah, S.Hum., mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi kegiatan penting untuk mengetahui kondisi kesehatan siswa sejak dini.
“Pemeriksaan kesehatan seperti ini penting bagi siswa karena kita bisa mengetahui kondisi mereka sejak dini. Dengan begitu, apabila ada hal yang perlu diperhatikan, pihak sekolah maupun orang tua dapat segera mengambil langkah yang diperlukan,” jelasnya.
Menurutnya, pemantauan kesehatan siswa menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan. Kondisi kesehatan yang terpantau dengan baik diharapkan dapat membantu peserta didik mengikuti kegiatan belajar dan aktivitas sekolah secara optimal.
Bagi Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 40, keterlibatan dalam pemeriksaan kesehatan juga menjadi pengalaman di luar kegiatan pembelajaran. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas sekolah, termasuk kegiatan yang berkaitan dengan pelayanan, pendampingan, dan perhatian terhadap peserta didik.
Para siswa tampak mengikuti rangkaian pemeriksaan dengan antusias. Kehadiran mahasiswa PLP yang turut mendampingi juga membantu memberikan rasa nyaman kepada siswa selama menunggu maupun menjalani pemeriksaan.

Proses pemeriksaan kesehatan siswa SDIT Cahaya La Royba diawali dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan peserta didik. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu mengetahui kondisi fisik siswa sebagai bagian dari pemantauan kesehatan sejak dini. (Foto: Dok. Pribadi)
Melalui kegiatan tersebut, SDIT Cahaya La Royba menunjukkan komitmennya dalam memperhatikan kesehatan dan kenyamanan peserta didik sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang siswa.
Sementara bagi Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 40, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi selama menjalani program PLP sekaligus pengalaman untuk memahami bahwa peran di lingkungan sekolah tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga mencakup pendampingan dan pelayanan kepada peserta didik.
Penulis: Anisha Febriani, Mahasiswa PLP Integratif Kelompok 40. (*)
Tidak ada komentar