Pemkab Tangerang Siapkan Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 15:53 15 Nazwa

TANGERANG | BD — Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di pasaran menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang digelar menjelang Ramadan di Gedung Serba Guna (GSG) Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Selasa (10/2/2026).

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, GPM akan digelar secara serentak dengan melibatkan kecamatan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait guna menekan potensi lonjakan harga menjelang bulan puasa.

“Saya meminta para camat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, serta perangkat daerah terkait lainnya untuk berkoordinasi agar Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara serentak,” ujar Maesyal.

Menurutnya, pelaksanaan GPM secara bersamaan di seluruh wilayah diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.

Selain itu, Pemkab Tangerang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan segera membahas penyusunan Surat Edaran (SE) terkait upaya menjaga kesucian dan ketenangan selama bulan Ramadan. Pemkab juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan agar kebijakan yang dikeluarkan bersifat selaras.

“Kita ingin surat edaran ini seragam dengan Kota Tangerang dan Tangsel agar penerapannya di masyarakat lebih efektif,” ungkap Maesyal.

Ia menjelaskan, surat edaran tersebut akan memuat ketentuan penutupan sementara tempat hiburan malam, pembatasan jam operasional rumah makan dan restoran, serta imbauan lain guna menciptakan suasana Ramadan yang kondusif.

“Surat edaran akan diberlakukan paling lambat satu hari sebelum Ramadan hingga dua atau tiga hari setelah Idulfitri,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menekankan pentingnya ketepatan sasaran penerima manfaat GPM serta keakuratan data harga dan ketersediaan komoditas pangan, khususnya menjelang Ramadan dan Lebaran.

“Kita ingin GPM benar-benar tepat sasaran. Data fluktuasi harga dan ketersediaan bahan pokok harus terus dipantau agar langkah antisipasi dapat dilakukan,” tegas Intan.

Ia juga mengingatkan perlunya penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar ketentuan, baik terkait praktik permainan harga maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu kesucian bulan Ramadan.

Selain itu, Rakor Forkopimda juga membahas potensi bencana di tengah musim penghujan serta berbagai aktivitas selama Ramadan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sehingga diperlukan kesiapsiagaan bersama. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA