Pendidikan Karakter Lewat Kurban, Al-Azhar BSD Ajarkan Empati dan Kebersamaan kepada Siswa

waktu baca 2 menit
Rabu, 27 Mei 2026 17:53 6 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD — Program tabungan kurban yang digelar Al-Azhar BSD tidak hanya menjadi sarana penghimpunan hewan kurban untuk Iduladha 1447 Hijriah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai media pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui program tersebut, para siswa diajarkan nilai empati, kepedulian sosial, hingga semangat berbagi kepada sesama sejak usia dini.

Ketua Panitia Kurban Al-Azhar BSD, Al Rudi mengatakan, pendidikan karakter menjadi salah satu tujuan utama dari pelaksanaan program kurban yang rutin digelar setiap tahun tersebut. Menurutnya, kebiasaan berbagi perlu ditanamkan sejak dini agar tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari siswa.

“Yang paling penting bukan hanya jumlah hewan kurban yang terkumpul, tetapi bagaimana anak-anak belajar peduli, belajar berbagi, dan memahami bahwa ada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujar Rudi, Rabu (27/5/2026).

Ia menjelaskan, dana kurban berasal dari infak sukarela para siswa yang disisihkan dari uang jajan mereka. Program tersebut melibatkan seluruh unit pendidikan di lingkungan Al-Azhar BSD, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

Melalui proses tersebut, siswa tidak hanya diajak berpartisipasi secara materi, tetapi juga dikenalkan pada makna kurban sebagai bentuk keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan sosial.

“Anak-anak diajak memahami bahwa kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga tentang keikhlasan dan rasa empati terhadap sesama,” katanya.

Tahun ini, Al-Azhar BSD berhasil menghimpun 145 ekor kambing dan 13 ekor sapi untuk disalurkan kepada masyarakat. Distribusi hewan kurban diprioritaskan bagi warga di sekitar sekolah, kemudian diperluas ke sejumlah wilayah di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, hingga Kabupaten Tangerang.

Meski kondisi ekonomi dan kenaikan harga hewan kurban memengaruhi jumlah penghimpunan, pihak sekolah memastikan semangat berbagi dan pendidikan karakter kepada siswa tetap menjadi prioritas utama dalam program tersebut. (Idris Ibrahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA