KOTA TANGERANG | BD — Mayapada Hospital Tangerang (MHTG) resmi memulai pembangunan Tower ke-4 sebagai upaya memperkuat layanan kanker berbasis teknologi medis canggih dan terintegrasi. Pembangunan tersebut ditandai dengan seremoni peletakan batu pertama (groundbreaking) yang digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025.
Pengembangan tower baru ini menjadi langkah strategis Mayapada Healthcare dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan onkologi, sekaligus mempertegas posisi Mayapada Hospital Tangerang sebagai rumah sakit rujukan kanker berstandar internasional di wilayah Banten dan Jabodetabek.
Seremoni groundbreaking dipimpin langsung oleh President Commissioner Mayapada Healthcare Jonathan Tahir, President Director & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia, serta Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari, MARS, FISQua, CHQP. Kehadiran jajaran pimpinan ini menegaskan komitmen manajemen terhadap pengembangan jangka panjang layanan rumah sakit.
Tower ke-4 MHTG dirancang dengan total luas bangunan 7.643 meter persegi, terdiri atas 9 lantai dan 1 basement. Pada tahap awal, pembangunan difokuskan pada tiga lantai utama dan basement yang akan difungsikan sebagai Oncology Center terpadu yang terintegrasi dengan layanan Kedokteran Nuklir. Fasilitas ini akan dilengkapi teknologi mutakhir seperti Digital PET Scan dan SPECT-CT guna menunjang diagnosis serta terapi kanker secara komprehensif, sekaligus menambah kapasitas tempat tidur rawat inap.
Pada fase pengembangan berikutnya, Tower ke-4 juga akan menghadirkan layanan unggulan lain, antara lain Aesthetic & Wellness serta Mayapada Eye Centre (MEC), yang semakin melengkapi layanan terpadu di Mayapada Hospital Tangerang.
President Commissioner Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menyampaikan bahwa pembangunan Tower ke-4 merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menghadirkan layanan kesehatan modern yang terintegrasi dan berorientasi pada pasien.
“Penguatan layanan onkologi yang canggih, komprehensif, dan sesuai protokol internasional, dengan tetap mengedepankan prinsip patient-centered care di setiap tahapan perawatan,” ujarnya.
Sementara itu, President Director & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menambahkan bahwa kehadiran Tower ke-4 akan semakin memperkuat posisi Mayapada Hospital Tangerang sebagai rumah sakit rujukan dengan layanan lintas spesialisasi yang terintegrasi. Pengembangan ini juga didukung kolaborasi strategis dengan Apollo Hospitals India, terutama dalam transfer keahlian klinis, standarisasi protokol berbasis evidence-based, serta penguatan layanan subspesialisasi onkologi.
“Sebagai Oncology Center terpadu, Tower ke-4 MHTG akan mencakup layanan Kedokteran Nuklir dan teranostik, termasuk Hot Lab dan Ruang Isolasi Radio Aktif (RIRA),” jelasnya.
Seluruh layanan tersebut akan terintegrasi dengan fasilitas radioterapi LINAC dan kemoterapi yang telah lebih dahulu dimiliki MHTG. Selain itu, fasilitas penunjang seperti ruang konsultasi, poliklinik khusus, layanan kemoterapi rawat jalan, mammography, serta ruang rawat inap onkologi juga disiapkan untuk memastikan alur perawatan kanker yang lebih efisien dan menyeluruh.
Hospital Director Mayapada Hospital Tangerang dr. Nurhidayati Endah Puspita Sari menjelaskan bahwa pembangunan Tower ke-4 akan semakin meningkatkan kualitas layanan klinis, khususnya di bidang onkologi. Dengan integrasi radioterapi, kedokteran nuklir, PET Scan, kemoterapi, hingga layanan rawat inap, MHTG optimistis dapat memperkuat perannya sebagai pusat rujukan kanker regional bagi masyarakat Tangerang, Banten, dan Jabodetabek.
“Seluruh layanan ini didukung tim multidisiplin melalui Tumor Board serta pendampingan Patient Navigator,” pungkasnya.
Diketahui, Mayapada Hospital Tangerang merupakan rumah sakit pertama di Provinsi Banten yang memiliki layanan radioterapi LINAC sejak 2023. Keunggulan ini diperkuat dengan keberadaan Tumor Board multidisiplin dan Patient Navigator yang secara aktif mendampingi pasien serta keluarga dalam setiap tahapan perawatan kanker. (*)
Tidak ada komentar