TANGERANG | BD — Di balik target besar yang diusung pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang telah menyiapkan fondasi yang tidak dibangun dalam waktu singkat. Selama satu tahun terakhir, ratusan atlet pelajar menjalani proses pembinaan dan latihan intensif untuk menghadapi kompetisi olahraga pelajar paling bergengsi di tingkat provinsi tersebut.
Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kabupaten Tangerang, Mamat Matlubi, mengatakan seluruh persiapan dilakukan secara terencana dan berkesinambungan melalui kerja sama berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga pelajar.
Menurutnya, keberhasilan membangun kesiapan atlet tidak lepas dari sinergi antara BAPOPSI, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang, serta pengurus cabang olahraga yang secara aktif melakukan pembinaan sejak jauh hari.
“Keberhasilan masa persiapan ini didorong oleh komunikasi dan kolaborasi yang berjalan sangat baik antara BAPOPSI, KONI Kabupaten Tangerang, serta jajaran pengurus cabang olahraga,” ujar Mamat Matlubi saat pelepasan kontingen POPDA XII di Gedung Serba Guna Pemkab Tangerang, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, pola pembinaan dilakukan langsung di klub maupun cabang olahraga masing-masing. Selain meningkatkan kemampuan teknis, para atlet juga dibekali kesiapan fisik, mental, dan strategi bertanding agar mampu tampil optimal saat menghadapi lawan dari berbagai daerah di Provinsi Banten.
Hasil dari proses pembinaan tersebut terlihat dari kesiapan kontingen yang akan diturunkan pada POPDA XII. Kabupaten Tangerang mengirimkan 293 atlet pelajar yang didampingi 97 pelatih serta 32 ofisial untuk bertanding di 26 cabang olahraga.
Mamat menilai persiapan yang lebih matang dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal penting bagi Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan prestasi. Pada POPDA 2024, Kabupaten Tangerang berhasil menempati posisi ketiga dalam perolehan medali.
Capaian tersebut kini menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih tinggi. Dengan dukungan pembinaan yang konsisten dan kesiapan atlet yang terus meningkat, Kabupaten Tangerang optimistis mampu bersaing dengan daerah-daerah unggulan lainnya di Banten.
Ia berharap seluruh atlet dapat menjaga semangat juang, disiplin, dan sportivitas selama bertanding. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari proses pembentukan karakter dan mental juara para atlet pelajar.
“Target kami tentu ingin meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya. Dengan persiapan yang telah dilakukan selama satu tahun penuh, kami optimistis para atlet mampu memberikan prestasi terbaik untuk Kabupaten Tangerang,” katanya.
POPDA XII Banten menjadi ajang penting bagi para atlet pelajar untuk menunjukkan hasil pembinaan yang telah dijalani. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini juga menjadi sarana mencetak bibit-bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Tangerang di tingkat regional maupun nasional pada masa mendatang. (*)
Tidak ada komentar