Site icon BantenDaily

PERWOSI Cup 2026 Jadi Panggung Srikandi Muda Tangerang Tunjukkan Kemampuan di Futsal

PERWOSI Cup 2026 menjadi panggung pelajar putri Kabupaten Tangerang menunjukkan kemampuan dan potensi mereka di olahraga futsal.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah berfoto bersama para peserta futsal putri usai pembukaan Kejuaraan Futsal Putri PERWOSI Cup Tingkat Pelajar 2026 di Kabupaten Tangerang. Kejuaraan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar putri untuk menunjukkan kemampuan, mengasah pengalaman bertanding, dan mengembangkan potensi di bidang futsal. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD — Lapangan Pink Futsal, Kelurahan Kaduagung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, menjadi panggung bagi para srikandi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di cabang olahraga futsal. Puluhan pelajar putri dari berbagai sekolah ambil bagian dalam Kejuaraan Futsal Putri PERWOSI Cup Tingkat Pelajar 2026 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (29-30/8/2026).

Kejuaraan yang digelar Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Tangerang tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni tingkat SMP dan SMA sederajat. Total terdapat 28 tim yang berpartisipasi, terdiri dari 12 tim SMP dan 16 tim SMA sederajat.

Ajang tersebut menjadi kesempatan bagi para pelajar putri untuk tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menunjukkan kemampuan, kerja sama, dan keberanian mereka di lapangan. Setiap pertandingan menjadi ruang bagi para pemain muda untuk menguji hasil latihan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, mengatakan kehadiran para pelajar putri dalam kompetisi tersebut menjadi bukti bahwa olahraga futsal dapat dimainkan dan ditekuni siapa saja yang memiliki kemauan untuk berkembang dan berprestasi.

“Acara hari ini juga membawa pesan kuat tentang kesetaraan gender. Luar biasa, hari ini anak-anak perempuan berdiri tegak dengan penuh semangat membuktikan bahwa lapangan ini milik siapa saja yang mau berjuang dan berprestasi. Tidak ada batasan bagi anak perempuan Kabupaten Tangerang untuk bermimpi setinggi-tingginya dan mengukir prestasi terbaik,” ujar Wabup Intan.

Bukan Hanya Soal Menang

Bagi para peserta, PERWOSI Cup 2026 bukan sekadar pertandingan untuk memperebutkan kemenangan. Kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses mengasah kemampuan dan mental bertanding para pemain futsal putri sejak usia pelajar.

Di lapangan, para pemain dituntut mampu membaca permainan, membangun komunikasi dengan rekan satu tim, menjalankan strategi, serta mengambil keputusan dalam situasi pertandingan. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mereka untuk terus berkembang sebagai atlet.

Intan mengatakan proses yang dijalani para peserta selama pertandingan dapat membentuk karakter dan mental yang lebih kuat.

“Ketika adik-adik berlari mengejar bola, menyusun strategi tim, menahan lelah, dan tetap bangkit saat terjatuh, di situlah mental pemenang sedang dibentuk. Anak-anak perempuan yang bertanding hari ini adalah bukti nyata bahwa perempuan muda Kabupaten Tangerang itu kuat, sehat, cerdas, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” tandasnya.

Menurutnya, keberanian untuk tampil dan berkompetisi juga merupakan bagian penting dari proses membangun kepercayaan diri generasi muda. Karena itu, setiap pengalaman yang diperoleh dalam pertandingan diharapkan dapat menjadi modal bagi para peserta untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Wadah Tempa Bibit Atlet Putri

Ketua Panitia Pelaksana Kejuaraan Futsal Putri PERWOSI Cup 2026, Hadi Wijaya Saputra, mengatakan kompetisi tersebut dirancang sebagai wadah bagi pelajar putri untuk mengembangkan kemampuan di bidang futsal.

Ia menjelaskan, pembagian kategori SMP dan SMA sederajat diharapkan dapat memberikan ruang kompetisi yang sesuai dengan jenjang peserta. Dengan demikian, para pemain dapat memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan tim masing-masing.

“Kejuaraan ini digelar selama dua hari, diikuti oleh 28 tim yang terdiri dari SMP sebanyak 12 tim dan SMA sederajat 16 tim dari berbagai sekolah di Kabupaten Tangerang,” jelas Hadi.

Antusiasme terhadap kompetisi futsal putri juga menunjukkan bahwa olahraga tersebut memiliki potensi untuk terus dikembangkan di kalangan pelajar. Sebelumnya, minimnya kompetisi futsal putri di Kabupaten Tangerang disebut menjadi salah satu alasan tingginya minat terhadap PERWOSI Cup 2026.

Hadi berharap kejuaraan tersebut tidak berhenti sebagai kompetisi semata, tetapi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan.

“Melalui kejuaraan ini, kami berharap dapat melahirkan atlet-atlet futsal putri potensial Kabupaten Tangerang yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Dengan hadirnya kompetisi seperti PERWOSI Cup, para srikandi muda Kabupaten Tangerang memiliki ruang untuk terus berlatih, mengasah kemampuan, dan menunjukkan bahwa potensi atlet putri dapat tumbuh dari lingkungan sekolah hingga mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (*)

Exit mobile version