Peserta Didik PKBM Tan Malaka Dibekali Pengetahuan AI oleh Dosen Gunadarma

waktu baca 2 menit
Sabtu, 10 Jan 2026 15:47 3 Nazwa

TANGERANG | BD — Universitas Gunadarma melalui para dosennya memberikan pembekalan mengenai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kepada peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tan Malaka yang berlokasi di Binong, Kabupaten Tangerang, Sabtu (10/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat Universitas Gunadarma yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tiga bulan sekali sejak tahun 2012. Program tersebut menjadi wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nonformal di tengah masyarakat.

Pembekalan AI dinilai relevan mengingat pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang kini telah digunakan di berbagai bidang, mulai dari sektor industri, komersial, hingga dunia pendidikan.

Salah satu narasumber, Dr. Agung Slamet Riyadi, ST., MT., menegaskan pentingnya pemahaman komprehensif terkait AI agar peserta didik tidak salah memaknai teknologi tersebut sebagai pengganti peran manusia.

“AI sejatinya adalah alat bantu. Peran manusia tetap tidak tergantikan, terutama dalam proses berpikir, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab atas pemanfaatan teknologi,” jelas Agung.

Ia juga menyoroti aspek etika dalam penggunaan kecerdasan buatan, terutama di era digital yang memungkinkan pemanfaatan AI secara luas dan cepat tanpa batas.

Dalam pemaparannya, Agung menjelaskan bahwa kecerdasan buatan merupakan cabang ilmu komputer yang bertujuan mengembangkan sistem atau mesin agar mampu meniru perilaku cerdas layaknya manusia.

Sementara itu, Margi Cahyanti, S.Kom., MMSI., menyampaikan bahwa kerja sama antara Universitas Gunadarma dan PKBM Tan Malaka telah terjalin secara konsisten melalui program pengabdian kepada masyarakat.

“Sejak 2012, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tiga bulan. Ini merupakan komitmen kami untuk terus berbagi pengetahuan, khususnya di bidang teknologi dan digital, agar peserta didik memiliki bekal yang selaras dengan perkembangan zaman,” ujar Margi.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga menumbuhkan kesadaran agar peserta didik mampu menggunakan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab.

Pendiri sekaligus pengelola PKBM Tan Malaka, Fery Wardhana, menyatakan pihaknya akan terus membekali peserta didik dengan pengetahuan serta keterampilan terkait AI guna meningkatkan kreativitas dan daya saing mereka.

Menurutnya, teknologi kecerdasan buatan membuka peluang besar sebagai sarana pengembangan bakat dan keterampilan, sehingga peserta didik dapat beradaptasi dengan dinamika dunia digital.

“Kami berharap peserta didik tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memahami serta memanfaatkan AI secara bijak dan produktif,” tutur Fery. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA