Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan bersama jajaran terkait memeriksa kondisi ruko terdampak ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Senin (19/10/2026). Pemkot Tangsel memprioritaskan keselamatan warga melalui pemeriksaan kondisi bangunan dan koordinasi penanganan lanjutan untuk mengantisipasi risiko kerusakan struktur. (Foto: Ist)KOTA TANGSEL | BD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memprioritaskan keselamatan warga dalam penanganan dampak ledakan di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, pada Rabu (14/10/2026) malam. Sejumlah langkah lanjutan disiapkan, mulai dari pemeriksaan kondisi bangunan hingga koordinasi pembongkaran terhadap ruko yang berpotensi membahayakan.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan meninjau langsung lokasi terdampak bersama jajaran DPRD dan perangkat daerah terkait pada Senin (19/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi bangunan sekaligus memastikan penanganan lanjutan dapat dilakukan sesuai standar keselamatan.
Pilar mengatakan, terdapat indikasi kerusakan struktur pada sejumlah bagian bangunan, termasuk kolom, balok induk, dan pelat lantai. Kondisi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut oleh tim penilik bangunan dari Dinas Cipta Karya.
“Kami tadi melihat memang kondisinya kalau saya lihat kasat mata tadi ya nanti mungkin bisa ditindaklanjuti oleh teman-teman Cipta Karya, karena memang terjadi buckling (perubahan bentuk) dan juga cracking (retakan) di struktur kolom dan juga balok induk ya, balok dan juga plat lantainya,” ujar Pilar.
Menurut Pilar, kerusakan struktur bangunan perlu segera ditindaklanjuti untuk mencegah risiko yang lebih besar. Bangunan yang mengalami kerusakan berat dikhawatirkan dapat runtuh apabila dibiarkan tanpa penanganan, sehingga membahayakan warga yang melintas maupun orang yang beraktivitas di sekitar lokasi.
“Bahaya, takutnya ada orang yang melewati, melintasi atau misalkan ada teman-teman pemulung yang ngambil di situ ada retakan ya, khawatir terjadi runtuhan karena saya cek ini tidak bisa didiamkan (tidak dibongkar) dalam waktu dekat,” kata dia.
Berdasarkan pengamatan awal, sekitar delapan bangunan terdampak langsung akibat ledakan. Seluruh bangunan tersebut akan diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui tingkat kerusakan serta menentukan tindakan teknis yang diperlukan.
Hasil pemeriksaan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan, termasuk kemungkinan pembongkaran terhadap bangunan yang dinilai tidak aman.
Pilar menjelaskan, rencana pembongkaran perlu dikoordinasikan dengan perusahaan pemilik ruko. Pasalnya, bangunan tersebut masih menjadi aset perusahaan dan belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah.
Pemkot Tangsel membuka opsi pembongkaran secara mandiri oleh pemilik bangunan, dengan syarat pelaksanaannya memenuhi standar teknis dan keselamatan yang ditetapkan. Apabila pemilik tidak mampu melakukannya, pemerintah daerah akan membahas kemungkinan mengambil alih proses tersebut.
“Kalau pihak (pemilik) ruko mau bongkar sendiri tapi harus dengan standar yang kita punya, tapi kalau tidak mampu, kami yang akan melakukan pembongkaran,” kata Pilar.
Koordinasi diperlukan agar proses penanganan tidak menimbulkan risiko tambahan bagi masyarakat maupun bangunan di sekitarnya. Pemerintah juga perlu memastikan setiap tahapan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan teknis.
Selain mengutamakan keselamatan bangunan, Pemkot Tangsel turut memperhatikan dampak sosial dan ekonomi akibat ledakan. Kerusakan ruko membuat aktivitas perdagangan di sejumlah titik tidak dapat berjalan seperti biasa.
Pemkot Tangsel akan membahas kemungkinan relokasi pedagang ke lokasi yang aman dan memungkinkan untuk kegiatan usaha. Pemerintah juga mengkaji ketentuan yang dapat menjadi dasar pemberian bantuan atau ganti rugi bagi pedagang yang mengalami kerugian.
Di sisi lain, Pemkot Tangsel akan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Dinas Sosial untuk menjajaki pemberian santunan kepada keluarga korban meninggal dunia serta bantuan bagi korban yang mengalami luka-luka.
Melalui koordinasi lintas perangkat daerah dan pihak terkait, Pemkot Tangsel berupaya memastikan penanganan pascaledakan berjalan dengan memperhatikan keselamatan warga, kondisi bangunan, serta kebutuhan masyarakat yang terdampak. (*)
Tidak ada komentar