Site icon BantenDaily

Polresta Tangerang Gandeng Komunitas Suporter Demi Nobar Persija vs Persib yang Kondusif

Polresta Tangerang menggandeng komunitas suporter untuk memastikan nobar Persija vs Persib berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah saat memberikan keterangan kepada awak media terkait kerja sama dengan komunitas suporter untuk memastikan kegiatan nobar Persija vs Persib berjalan aman dan kondusif. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD — Polresta Tangerang menggandeng komunitas suporter, tokoh masyarakat, hingga penyelenggara nonton bareng (nobar) untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif menjelang pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada Minggu (10/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang kerap muncul saat laga sarat rivalitas itu berlangsung.

Kapolresta Tangerang Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan, keterlibatan komunitas suporter dinilai penting untuk menciptakan suasana yang tertib selama kegiatan nobar di sejumlah wilayah Kabupaten Tangerang.

“Kami tidak hanya mengedepankan pengamanan, tetapi juga pendekatan persuasif dengan melibatkan komunitas suporter dan elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi tetap damai,” kata Indra Waspada, Sabtu (9/5/2026).

Menurut dia, koordinasi dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari konvoi berlebihan, provokasi antarpendukung, hingga aksi yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

Polresta Tangerang juga telah memetakan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi nobar, seperti Kecamatan Cikupa, Rajeg, Panongan, dan Tigaraksa. Di wilayah tersebut, personel kepolisian akan disiagakan untuk melakukan patroli dan pengawasan.

Indra Waspada menegaskan, sepak bola seharusnya menjadi ruang hiburan dan mempererat persaudaraan antarsuporter, bukan memicu konflik di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh suporter dapat menunjukkan sikap dewasa dan saling menghormati. Rivalitas cukup di lapangan, jangan sampai terbawa ke lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Selain menyiagakan personel, kepolisian juga mengingatkan suporter agar tidak membawa senjata tajam, petasan, mengonsumsi minuman keras, maupun melakukan aksi sweeping yang berpotensi memicu keributan.

Ia memastikan aparat akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban selama pertandingan maupun kegiatan nobar berlangsung. (*)

Exit mobile version