Site icon BantenDaily

Pria Asal Margasari Meninggal di Depan Gedung PU Tangerang, Ini Penjelasan Polisi

Pria 65 tahun ditemukan meninggal di Tigaraksa, polisi pastikan bukan kasus kriminal dan jenazah diserahkan ke keluarga.

Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan jenazah seorang pria berusia 65 tahun di depan Gedung PU Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Hasil penyelidikan awal tidak menemukan indikasi unsur kriminal. (Foto: Ist)

TANGERANG | BD — Seorang pria asal Desa Margasari ditemukan meninggal dunia di depan Gedung Pekerjaan Umum (PU) lingkup Pemkab Tangerang. Kepolisian memastikan peristiwa tersebut tidak terkait unsur tindak pidana dan diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.

Korban berinisial N (65) ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh seorang saksi yang melintas di lokasi pada Selasa (9/12/2025). Saksi kemudian melaporkan temuan itu ke layanan kepolisian, yang langsung ditindaklanjuti oleh Polsek Tigaraksa bersama petugas Piket Pamapta Polresta Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan pihaknya segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi dan pemeriksaan awal.

“Petugas langsung melakukan pengecekan, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mendokumentasikan kondisi di TKP,” ujarnya.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui merupakan warga Kampung Cangkring, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa. Polisi kemudian menghubungi pihak keluarga untuk meminta keterangan tambahan.

“Menurut keluarga, korban memiliki riwayat penyakit asma,” jelas Indra Waspada.

Keluarga korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi maupun visum, dan penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang diserahkan kepada kepolisian.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Polisi menegaskan tidak ditemukan bukti ataupun indikasi yang mengarah pada tindak kriminal.

“Kami memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur, dan untuk sementara kejadian ini tidak mengarah pada unsur kriminal,” tegas Indra Waspada. (*)

Exit mobile version