Site icon BantenDaily

Program Sekolah Gratis di Tangsel Mulai Berjalan, Gubernur Banten Pastikan Pembiayaan Sekolah Swasta

Program Sekolah Gratis mulai berjalan di Tangsel. Andra Soni memastikan sekolah swasta mendapat kepastian pembiayaan.

Gubernur Banten Andra Soni berdialog dengan pihak sekolah saat meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis di SMA PGRI Ciputat. Program ini diharapkan memberikan kepastian pembiayaan sekaligus memperkuat layanan pendidikan di sekolah swasta. (Foto: Ist)

KOTA TANGSEL | BD Program Sekolah Gratis yang digagas Pemerintah Provinsi Banten mulai memberikan dampak nyata bagi sekolah swasta. Selain membuka akses pendidikan bagi lebih banyak siswa, program tersebut juga menghadirkan kepastian pembiayaan yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama bagi banyak lembaga pendidikan swasta.

Hal itu disampaikan Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pelaksanaan Program Sekolah Gratis di SMA PGRI Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (2/6/2026).

Menurut Andra, kehadiran program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan menengah tanpa terbebani biaya sekolah.

“Program ini bukan hanya membantu masyarakat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, tetapi juga memberikan kepastian bagi sekolah swasta dalam menjalankan proses belajar mengajar,” ujar Andra.

Ia menjelaskan, sebelum adanya Program Sekolah Gratis, sejumlah sekolah swasta kerap menghadapi persoalan keterbatasan jumlah peserta didik hingga keterlambatan pembayaran iuran sekolah. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap kemampuan sekolah dalam memenuhi kebutuhan operasional maupun meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Melalui skema pembiayaan yang melibatkan Pemerintah Provinsi Banten, sekolah kini memiliki kepastian anggaran yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan. Selain itu, meningkatnya jumlah siswa juga berdampak pada bertambahnya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah.

“Dengan adanya kepastian pembiayaan, sekolah memiliki ruang yang lebih leluasa untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan,” katanya.

Andra juga mendorong agar manfaat program tidak hanya dirasakan oleh peserta didik dan sekolah, tetapi juga oleh tenaga pendidik. Ia berharap sekolah yang mengikuti Program Sekolah Gratis dapat memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru.

“Kami meminta agar guru-guru di sekolah yang mengikuti program ini mendapatkan insentif tambahan dari sekolah sehingga pendapatan mereka meningkat dan proses belajar mengajar bisa semakin maksimal,” ungkapnya.

Pada tahun ajaran 2025/2026, Program Sekolah Gratis di SMA PGRI Ciputat diikuti sekitar 70 siswa kelas X. Pemerintah Provinsi Banten berharap program tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat keberlangsungan sekolah swasta sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

Melalui program ini, pemerintah tidak hanya berupaya mengurangi beban biaya pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi sekolah swasta di Banten. (Idris Ibrahim)

Exit mobile version