Sekda Tangsel Apresiasi Silaturahmi Cup, Turnamen Tenis Meja Perkuat Soliditas ASN

waktu baca 2 menit
Kamis, 8 Jan 2026 15:44 30 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo, mengapresiasi pelaksanaan Silaturahmi Cup 2026, turnamen tenis meja antar kecamatan dan kelurahan se-Kota Tangerang Selatan. Kegiatan yang digelar di Aula Kecamatan Setu, Kamis (8/1/2026), dinilai efektif memperkuat soliditas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kewilayahan.

Menurut Bambang, Silaturahmi Cup menjadi momentum positif untuk mengawali tahun 2026 dengan suasana kebersamaan dan keakraban, di tengah padatnya tugas pelayanan publik yang diemban ASN.

“Ke depan, Silaturahmi Cup akan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan. Setelah Setu, kecamatan lain akan menjadi tuan rumah. Tujuannya mempererat silaturahmi antar camat, lurah, dan ASN kewilayahan,” ujarnya.

Ia menilai, kegiatan olahraga semacam ini menjadi ruang jeda yang sehat bagi ASN untuk mengisi ulang energi, bukan untuk mengabaikan tanggung jawab, melainkan agar semakin siap menghadapi tantangan pelayanan publik sepanjang tahun 2026.

Bambang juga menegaskan bahwa kegiatan ini lahir dari inisiatif para camat dengan konsep sederhana namun bermakna, serta tidak menguras anggaran. Pemilihan cabang olahraga tenis meja dinilai tepat karena mudah, aman, dan dapat diikuti semua kalangan.

“Kegiatan seperti ini patut dilanjutkan dan dikembangkan, baik dari sisi skala maupun lokasi, sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas ASN di Tangsel,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Silaturahmi Cup, Adhi Mustofa, mengatakan turnamen tenis meja antar kecamatan ini baru pertama kali digelar di Kota Tangsel dan menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antar kelurahan dan kecamatan di awal tahun.

“Ini pertama kali kita gelar. Tujuannya sederhana, memperkuat hubungan dan persaudaraan antar pegawai kelurahan dan kecamatan se-Tangsel,” katanya.

Turnamen ini diikuti 72 peserta dari tujuh kecamatan dan 54 kelurahan. Masing-masing kelurahan mengirimkan satu tim, sementara setiap kecamatan mengirimkan dua tim. Selain itu, terdapat satu tim tamu dari Kopingho, yang pembinanya juga Sekda Kota Tangsel dan turut ambil bagian sebagai peserta.

Pertandingan berlangsung selama satu hari dan digelar di lima arena secara bersamaan. Seluruh rangkaian pertandingan, mulai dari babak awal hingga final serta pembagian hadiah, ditargetkan selesai pada hari yang sama.

Untuk menambah semangat, panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan serta berbagai doorprize, seperti kulkas, kompor gas, dan dispenser. Meski demikian, Adhi menegaskan bahwa hadiah bukan tujuan utama kegiatan.

“Yang paling penting adalah silaturahminya. Hadiah hanya sebagai penyemangat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Silaturahmi Cup direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sekaligus bagian dari pembinaan cabang olahraga tenis meja di Kota Tangsel. Ke depan, panitia juga menyiapkan turnamen tenis meja antar organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tenis meja dipilih karena sederhana, efisien, minim risiko, namun tetap seru dan kompetitif,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA