Site icon BantenDaily

Tangsel Masuk Jajaran Daerah Berprestasi Nasional 2026, Unggul dalam Program Kesejahteraan Warga

Tangsel masuk jajaran daerah berprestasi nasional 2026 berkat program kesejahteraan warga yang berhasil menekan stunting dan kemiskinan.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie berfoto bersama para kepala daerah dan perwakilan pemerintah daerah lainnya usai menerima penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kemendagri di Yogyakarta. (Foto: Ist)

YOGYAKARTA | BD – Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Melalui berbagai program yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, Tangsel berhasil masuk dalam jajaran pemerintah daerah berprestasi nasional pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Dalam ajang tersebut, Kota Tangsel meraih penghargaan Terbaik III Regional Jawa-Bali untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Percepatan Penurunan Stunting. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait kepada Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari berbagai program kesejahteraan yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Tangsel, mulai dari peningkatan akses layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, hingga berbagai intervensi yang menyasar kelompok rentan.

Selain menerima penghargaan, Pemkot Tangsel juga memperoleh dana apresiasi sebesar Rp1 miliar dari Kemendagri sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program-program pembangunan yang telah menunjukkan hasil nyata bagi masyarakat.

Dalam penilaian yang dilakukan Kemendagri, pemerintah daerah dievaluasi berdasarkan berbagai indikator, di antaranya efektivitas program pembangunan, inovasi pelayanan publik, sinergi lintas sektor, serta dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kota Tangsel dinilai berhasil menghadirkan program kesejahteraan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Salah satu indikatornya terlihat dari capaian penurunan angka stunting yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Prevalensi stunting yang sebelumnya sempat mencapai 19,9 persen berhasil ditekan hingga berada di kisaran 9 persen.

Tak hanya itu, tingkat kemiskinan di Kota Tangsel juga tercatat sebesar 2,36 persen atau menjadi yang terendah di Provinsi Banten. Capaian tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti bahwa berbagai program yang kami jalankan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Menurut Benyamin, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan infrastruktur maupun ekonomi semata, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat melalui layanan publik yang semakin baik dan mudah diakses.

Karena itu, Pemkot Tangsel akan terus memperkuat program-program yang berorientasi pada kesejahteraan warga, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan yang dilakukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan warga Kota Tangerang Selatan,” kata Benyamin.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa apresiasi tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang mampu menunjukkan kinerja terbaik sekaligus menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

Menurut Tito, penghargaan ini juga menjadi sarana untuk mendorong pemerintah daerah terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Masuknya Kota Tangerang Selatan dalam jajaran daerah berprestasi nasional tahun 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga mampu menghasilkan capaian yang diakui hingga tingkat nasional. (*)

Exit mobile version