Tangsel Pasang Internet Gratis di 763 Masjid dan Musala, Dorong Literasi Digital Warga

waktu baca 3 menit
Rabu, 24 Jun 2026 12:36 16 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperluas akses internet gratis sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di tingkat masyarakat. Salah satu langkah yang kini menjadi perhatian adalah penyediaan jaringan internet gratis di ratusan rumah ibadah yang tersebar di seluruh wilayah kota.

Hingga pertengahan 2026, sebanyak 763 masjid dan musala telah terhubung dengan layanan internet gratis yang difasilitasi Pemkot Tangsel melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat, tetapi juga mendorong peningkatan literasi digital warga melalui pemanfaatan rumah ibadah sebagai ruang belajar, berbagi informasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, mengatakan bahwa kehadiran akses internet di rumah ibadah diharapkan mampu memperluas manfaat teknologi digital hingga ke lingkungan masyarakat paling dekat.

“Masjid harus menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan dan pembinaan generasi muda. Tidak hanya diisi kegiatan ibadah, tetapi juga program-program yang memberikan manfaat konkret bagi masyarakat, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk pemberdayaan ekonomi dan edukasi,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Asep, akses internet yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan produktif, mulai dari kegiatan pendidikan, pelatihan keterampilan digital, hingga promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkembang di lingkungan sekitar rumah ibadah.

Data Diskominfo mencatat, dari total 763 titik internet gratis di rumah ibadah, sebanyak 197 titik berada di Kecamatan Pondok Aren, 150 titik di Ciputat Timur, 129 titik di Pamulang, 106 titik di Ciputat, 91 titik di Serpong, 54 titik di Serpong Utara, dan 36 titik di Setu.

Sebaran tersebut menjadi bagian dari program perluasan jaringan internet gratis yang saat ini telah menjangkau lebih dari 5.000 titik layanan di berbagai wilayah Kota Tangerang Selatan.

Selain rumah ibadah, akses internet gratis juga tersedia di taman kota, rumah sakit, balai warga, fasilitas pendidikan, posyandu, hingga sejumlah ruang publik lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Asep menilai penyediaan akses internet perlu diiringi peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif. Karena itu, Pemkot Tangsel juga mengembangkan berbagai program edukasi digital yang menyasar pelajar, remaja masjid, hingga para pengurus rumah ibadah.

Materi yang diberikan mencakup literasi digital dasar, keamanan siber, pemanfaatan media sosial, hingga penggunaan platform digital untuk mendukung pengembangan usaha dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin memastikan bahwa konektivitas yang andal ini berkorelasi langsung dengan kegiatan yang produktif. Generasi muda harus diarahkan untuk menjadi kreator dan inovator digital, bukan sekadar konsumen konten,” katanya.

Di tengah meningkatnya penggunaan internet di berbagai lapisan masyarakat, keberadaan akses digital yang merata dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi kesenjangan akses informasi.

Melalui program ini, Pemkot Tangsel berharap rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan daya saing di era digital. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA