Wali Kota Benyamin Davnie menegaskan bahwa ketersediaan blanko KTP elektronik di Tangerang Selatan saat ini dalam kondisi sangat aman. Persoalan kelangkaan blanko yang sempat terjadi di masa lalu kini sudah teratasi. (Foto: Ist)KOTA TANGSEL | BD — Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, menegaskan pelayanan administrasi kependudukan di Kota Tangsel tetap berjalan optimal. Penegasan itu disampaikan saat Benyamin meninjau langsung layanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta berkoordinasi dengan para petugas, Rabu (28/01/2026).
Dalam tinjauannya, Benyamin menjelaskan bahwa Disdukcapil Tangsel saat ini telah menerapkan konsep pelayanan 3O, yakni online, offline, dan layanan berbasis ojek online (ojol). Melalui sistem tersebut, sebagian besar pengurusan dokumen kependudukan dapat dilakukan secara daring, mulai dari pendaftaran hingga pengajuan permohonan.
“Sebagian besar layanan sudah bisa diakses secara online. Masyarakat yang datang langsung ke kantor biasanya untuk keperluan tertentu, seperti perbaikan data nama atau kebutuhan yang sifatnya mendesak. Itu yang kami layani secara offline,” ujar Benyamin.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan serta wawancara langsung dengan petugas, Benyamin memastikan tidak ada kendala berarti dalam proses pelayanan. Seluruh tahapan administrasi kependudukan berjalan lancar dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan ketersediaan blanko KTP elektronik dan dokumen kependudukan lainnya dalam kondisi aman. Menurutnya, persoalan kekurangan blanko yang sempat terjadi di masa lalu kini sudah tidak lagi menjadi masalah.
“Alhamdulillah, sekarang sangat tersedia. Tidak ada lagi kendala seperti dulu, blanko KTP kurang dan sebagainya,” tegasnya.
Untuk meningkatkan kualitas layanan ke depan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mendorong Disdukcapil mengembangkan sistem pelayanan yang semakin efektif dan efisien. Selain itu, Benyamin turut mengungkapkan rencana relokasi gedung Disdukcapil ke kawasan Cilenggang seiring rampungnya pembangunan gedung pemerintahan di wilayah tersebut.
Ia menargetkan seluruh gedung pemerintahan yang dibangun sepanjang tahun 2025, termasuk gedung kecamatan, kelurahan, dan sekolah, dapat diresmikan sebelum bulan Ramadan.
“Sebelum puasa kita resmikan semua. Kita satukan peresmiannya di Cilenggang,” pungkas Benyamin.
(Idris Ibrahim)
Tidak ada komentar