Wali Kota Tangerang Pastikan Posko Kesehatan dan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Jan 2026 13:00 78 Nazwa

KOTA TANGERANG | BD – Hujan deras yang turun di wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari belakangan ini telah memicu genangan air di sejumlah lokasi di Kota Tangerang, termasuk di Kelurahan Pinang, Petir, Periuk, dan Karang Tengah.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai Kamis (22/01) telah mengerahkan tenaga untuk menghadapi dampak curah hujan yang ekstrem. Langkah ini meliputi pembentukan 3 posko pengungsian, 7 posko kesehatan, serta dapur umum yang dikelola oleh Dinas Sosial. Hingga kini, Pemkot Tangerang telah membagikan 2.910 paket nasi untuk para korban banjir.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang melakukan inspeksi langsung ke area terkena dampak di Komplek Pinang Griya, meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk bertindak cepat guna memastikan penanggulangan banjir berjalan maksimal, terutama dalam hal keamanan dan kesejahteraan penduduk.

Sachrudin menekankan bahwa Pemkot Tangerang mengutamakan perlindungan warga yang terpengaruh dengan menyediakan posko kesehatan di lokasi-lokasi pengungsian. Posko tersebut dilengkapi untuk memberikan perawatan medis, pemeriksaan kesehatan, dan memastikan stok obat-obatan, khususnya untuk anak balita, orang lanjut usia, serta kelompok rentan lainnya.

“Kami berkomitmen agar penanganan banjir diprioritaskan pada keselamatan dan kesehatan warga yang terdampak. Posko kesehatan telah disiapkan supaya layanan medis dapat beroperasi dengan baik,” kata Sachrudin pada Jumat (23/01/2026).

Selain fasilitas kesehatan, Pemkot Tangerang juga menyediakan posko pengungsian yang nyaman dan aman bagi warga yang harus mengungsi sementara. Kebutuhan pokok seperti tempat beristirahat dan barang harian terus dijamin tersedia untuk memberikan rasa aman di situasi darurat.

Untuk mendukung logistik, dapur umum telah diaktifkan untuk memastikan pasokan makanan siap santap secara terus-menerus, baik untuk pengungsi maupun petugas lapangan. Semua instansi terkait bekerja sama dengan TNI, Polri, sukarelawan, dan elemen masyarakat agar distribusi bantuan dapat dilakukan dengan efisien dan merata.

Tak hanya itu, Sachrudin juga memberikan arahan kepada kepala sekolah di daerah yang terkena banjir untuk sementara menerapkan sistem pembelajaran daring, sehingga kegiatan belajar siswa tetap lancar tanpa terganggu oleh kondisi banjir.

“Kami berusaha memastikan anak-anak bisa terus belajar meski dalam keadaan darurat. Oleh karena itu, sekolah-sekolah yang terpengaruh diminta menyesuaikan dengan pembelajaran jarak jauh,” jelasnya.

Pada akhir kunjungannya, Wali Kota Sachrudin mengajak masyarakat untuk tetap tenang, mengikuti petunjuk dari petugas, dan segera melaporkan jika memerlukan pertolongan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA