TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan dari 11 orang lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) untuk formasi tahun anggaran 2024, serta menyerahkan surat keputusan pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2025 dari lulusan institusi yang sama. Acara ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Tangerang pada hari Jumat, tanggal 13 Februari 2026.
Dalam pidatonya, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan ucapan selamat sambil memberikan peringatan tegas bahwa posisi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bukanlah sekadar pekerjaan untuk mencari penghasilan, melainkan tugas mulia untuk berkhidmat kepada bangsa dan negara.
“Dari pihak saya pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan selamat dan keberhasilan. Ingat, menjabat sebagai ASN bukan hanya pekerjaan biasa, tetapi merupakan bentuk dedikasi dan kewajiban terhadap masyarakat,” kata Bupati Maesyal.
Bupati menegaskan bahwa sumpah yang diucapkan oleh para ASN bukan sekadar ritual formal. Ia menuntut adanya dedikasi sejati dalam aspek moral, spiritual, dan profesional melalui setiap langkah mereka. Ia berharap para ASN dapat menjalankan tugas dengan tulus dan menjaga integritas tinggi.
“Sumpah dan janji ini merupakan komitmen etis. Saya harapkan kalian selalu bersyukur dan menjalankan tanggung jawab dengan optimal,” tegasnya.
Para ASN diharapkan untuk:
Solutif: Mampu menemukan solusi atas masalah yang terjadi di lapangan.
Responsif: Tanggap cepat terhadap aduan dan keperluan warga.
Adaptif: Terus berinovasi seiring kemajuan teknologi dan perubahan zaman.
Menerapkan Nilai BerAKHLAK
Sebagai penutup arahan, Bupati Maesyal Rasyid memerintahkan seluruh jajaran untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yang meliputi Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
Bupati juga memberikan teguran keras agar semua pegawai taat pada aturan hukum dan menjunjung etika untuk mencegah pelanggaran yang bisa mencoreng reputasi lembaga.
“Jadilah panutan bagi masyarakat. Teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, dan jangan pernah berhenti berinovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Tangerang,” tutupnya. (*)
Tidak ada komentar