Pelatihan Dimsum dan Nugget di Cisoka: Anggota DPRD Banten H. Ahmad Imron Dorong Pemberdayaan Perempuan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Nov 2025 20:31 104 Nazwa

TANGERANG | BD — Suasana berbeda terlihat di Kampung Ranca Manggu, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 22 November 2025. Sejak pagi, puluhan perempuan memenuhi sebuah aula kecil milik warga untuk mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Perempuan yang diprakarsai Anggota DPRD Provinsi Banten dari PKB, H. Ahmad Imron, bersama Dinas DP3AKKB Provinsi Banten.

Pelatihan ini fokus pada keterampilan tata boga, khususnya pembuatan dimsum dan nugget—dua produk kuliner yang mudah dibuat, diminati banyak kalangan, dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan. Antusiasme peserta terlihat dari mulai proses mengolah adonan ayam, membentuk dimsum, hingga memotong dan menyiapkan nugget siap goreng.

Momen kehangatan dan pembelajaran! Ibu-ibu di Cisoka antusias mengikuti demonstrasi dan praktik langsung pembuatan dimsum dan nugget, membuka peluang usaha baru bagi UMKM perempuan di Banten. (Foto: Ist)

Narasumber dari DP3AKKB Provinsi Banten, Enok Jubaedah, memberikan penjelasan mengenai teknik dasar memasak, pentingnya kebersihan produksi, pengemasan yang menarik, hingga cara memasarkan produk secara sederhana. Bagi sebagian ibu-ibu, pelatihan ini membuka perspektif baru bahwa keterampilan memasak sehari-hari bisa menjadi peluang ekonomi.

Dalam sesi diskusi, H. Ahmad Imron menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan.

“Perempuan memiliki potensi besar. Banyak yang sudah terampil, tetapi belum percaya diri untuk memulai usaha. Pelatihan ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi ibu-ibu untuk melihat bahwa kemampuan mereka dapat menjadi sumber penghasilan,” ujar Imron.

Ia menambahkan bahwa dukungan terhadap UMKM perempuan harus berkelanjutan agar keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada pelatihan semata.

Kegiatan ditutup dengan sesi mencicipi produk buatan peserta. Suasana hangat terasa ketika para ibu menikmati hasil karya mereka sendiri sambil berdiskusi ringan tentang rencana usaha yang mungkin mereka jalani setelah pelatihan ini.

Dari dapur-dapur rumah di Ranca Manggu, semangat kewirausahaan mulai tumbuh. Pelatihan sederhana ini menjadi langkah kecil yang membuka peluang besar bagi pemberdayaan perempuan di tingkat desa. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA