Paskibraka Kabupaten Tangerang 2026 Resmi Selesaikan Pemusatan Pelatihan, Bupati Maesyal Beri Pesan Ini

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Agu 2026 18:23 11 Nazwa

TANGERANG | BD — Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2026 resmi berakhir. Setelah menjalani rangkaian pembinaan sejak 10 hingga 17 Agustus 2026, para peserta dinyatakan telah menyelesaikan seluruh tahapan persiapan dan penugasan dalam Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penutupan kegiatan berlangsung di Hotel Yasmin, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/8/2026), dan menjadi penanda berakhirnya proses pemusatan pelatihan yang tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat karakter dan kedisiplinan.

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dalam kesempatan tersebut memberikan pesan kepada seluruh Paskibraka Kabupaten Tangerang agar pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Maesyal, tugas sebagai Paskibraka memang telah selesai, tetapi tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa masih panjang. Karena itu, para peserta diminta menjadikan pengalaman selama pelatihan sebagai bekal untuk mengembangkan diri dan meraih cita-cita.

“Tugas kalian sebagai Paskibraka mungkin telah selesai, tetapi tugas kalian sebagai generasi penerus bangsa baru saja dimulai. Jadilah teladan dan jadikan nilai serta pengalaman yang diperoleh sebagai bekal untuk meraih cita-cita,” tegas Maesyal.

Ia menilai, proses pendidikan dan pelatihan Paskibraka tidak semata-mata bertujuan mempersiapkan peserta menjalankan tugas pada momentum kemerdekaan. Pembinaan juga diarahkan untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian, gotong royong, dan rasa persaudaraan.

Salah satu pendekatan yang diterapkan dalam pemusatan pelatihan yakni Sistem Desa Bahagia. Melalui sistem tersebut, para pelajar dari berbagai latar belakang dibiasakan untuk hidup bersama, saling menghargai, saling membantu, serta membangun kebersamaan selama menjalani proses pembinaan.

“Menjadi generasi muda tidak cukup hanya dengan memiliki kemampuan dan prestasi, tetapi juga harus memiliki kepedulian, karakter, semangat gotong royong, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Maesyal juga mendorong para peserta untuk tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibraka. Mereka diharapkan terus mengembangkan kemampuan, mencetak prestasi, serta mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing.

“Teruslah belajar dan berprestasi. Jadilah teladan yang dapat menginspirasi serta memberikan manfaat bagi sekolah, keluarga, dan masyarakat,” katanya.

Dengan berakhirnya pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut, Paskibraka Kabupaten Tangerang Tahun 2026 diharapkan dapat membawa nilai-nilai yang diperoleh selama proses pembinaan ke lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Pengalaman menjalankan tugas dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun diharapkan menjadi bagian dari perjalanan para pelajar untuk tumbuh sebagai generasi muda yang disiplin, berkarakter, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA