SDN Serua 1 Masuk Rencana Pelebaran Jalan Maruga, Pemkot Tangsel Siapkan Sekolah Pengganti

waktu baca 3 menit
Kamis, 5 Nov 2026 13:22 25 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD — Rencana pelebaran Jalan Maruga Raya di Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), turut menyasar lahan SDN Serua 1. Untuk merealisasikan rencana tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel perlu menyiapkan lokasi dan bangunan sekolah pengganti agar kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Ahmad Fatullah, mengatakan lahan SDN Serua 1 telah masuk dalam rencana pembebasan tanah untuk mendukung pelebaran jalan.

Namun, pembebasan lahan sekaligus pembongkaran bangunan sekolah belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, fasilitas tersebut masih digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan para siswa.

“SD itu sebenarnya jadi target buat pembebasan tanah kita. Cuma karena itu masih dihuni atau digunakan sama SD, jadi masih belum bisa,” ujar Fatullah, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, Pemkot Tangsel harus memastikan tersedianya tempat belajar pengganti sebelum mengambil alih lahan sekolah. Langkah tersebut diperlukan agar para siswa dan tenaga pendidik tidak kehilangan fasilitas untuk menjalankan aktivitas pendidikan selama proyek berlangsung.

Skema yang disiapkan yakni melakukan pembebasan lahan baru, kemudian membangun fasilitas sekolah pengganti. Setelah bangunan baru tersedia, bangunan SDN Serua 1 yang lama dapat dibongkar untuk mendukung pelebaran Jalan Maruga Raya.

Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah memanfaatkan lahan kosong di bagian belakang sekolah saat ini. Dengan skema tersebut, posisi bangunan sekolah dapat digeser ke belakang sehingga area depan bisa digunakan untuk pelebaran jalan.

“Iya, kita cari tempatnya dulu. Nanti kalau enggak, bingung untuk sekolahnya. Kayaknya di belakangnya. Kemungkinan di belakangnya, kemungkinan ya. Jadi nanti kalau depan kita pas-pas, mungkin bisa mundur ke belakang,” jelasnya.

Meski demikian, lokasi tersebut masih sebatas alternatif yang sedang dipertimbangkan. Pemkot Tangsel perlu memastikan kesiapan lahan sebelum melanjutkan tahapan pembebasan dan pembangunan fasilitas pengganti.

Pembebasan Lahan Sekolah Jadi Bagian Proyek Pelebaran Jalan

Masuknya SDN Serua 1 dalam rencana pembebasan lahan menjadi salah satu tahapan lanjutan proyek pelebaran Jalan Maruga Raya. Penataan kawasan tersebut juga mencakup sejumlah bidang tanah lain yang dibutuhkan untuk memperluas ruas jalan.

Selain lahan sekolah, area SPBU yang berada tepat di depan Kantor Wali Kota Tangsel juga masuk dalam rencana pembebasan. Namun, pelaksanaannya masih menunggu ketersediaan anggaran.

Ahmad Fatullah menjelaskan, pembebasan tanah menjadi prioritas agar tahapan pembangunan berikutnya dapat dilaksanakan sesuai perencanaan.

“Ya, nunggu anggaran juga. Saya nunggu anggaran. Jadi, nunggu anggarannya ada, baru kita. Tapi minimal berarti pembebasannya dulu, prioritas,” katanya.

Secara keseluruhan, pelebaran Jalan Maruga Raya ditargetkan memiliki lebar sekitar 14 meter. Jika dihitung hingga area bangunan ruko di sekitarnya, lebar kawasan jalan tersebut direncanakan mencapai sekitar 22 hingga 24 meter.

Pemkot Tangsel menargetkan seluruh rangkaian proyek pelebaran Jalan Maruga Raya rampung pada 2029. Meski begitu, realisasi target tersebut masih bergantung pada kemampuan anggaran daerah di tengah kebijakan efisiensi belanja.

“Target kita sih sebenarnya 2029 sudah beres semua. Tapi lagi-lagi tergantung anggarannya. Karena sekarang juga lagi efisiensi. Jadi, mudah-mudahan bisa,” pungkasnya. (Idris Ibrahim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA