Wagub Banten Buka MTQ XVII Tangsel, Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur’an

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Nov 2026 16:28 18 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak masyarakat untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Dimyati saat membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XVII Tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat (6/11/2026) malam.

Menurutnya, MTQ memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an. Kegiatan ini tidak semestinya hanya dipandang sebagai ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam.

“MTQ merupakan sarana untuk membangun kebiasaan membaca, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dimyati dalam sambutannya.

Ia menilai, perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat menjadi tantangan tersendiri dalam menumbuhkan minat generasi muda untuk membaca Al-Qur’an.

Karena itu, kecintaan terhadap kitab suci perlu terus dipupuk, khususnya sejak usia anak-anak. Dimyati meyakini, generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup akan tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salihah.

Ia juga berharap pelaksanaan MTQ XVII dapat semakin memperkuat identitas Provinsi Banten sebagai daerah religius sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Tangsel.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Dimyati memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan MTQ XVII yang turut menghadirkan cabang ekshibisi tartil Al-Qur’an isyarat bagi penyandang disabilitas rungu wicara.

“Ini luar biasa. Kehadiran cabang ini menjadi bukti bahwa syiar Islam dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Selamat kepada Kota Tangsel atas kepeduliannya terhadap saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan bahwa MTQ merupakan bagian dari upaya membumikan ajaran agama dan memperkuat syiar Islam di wilayahnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga akhlak mulia dan integritas.

“Melalui MTQ ini, kita berharap dapat melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan berintegritas,” kata Benyamin.

Sebagai informasi, MTQ XVII Tingkat Kota Tangsel diikuti 462 kafilah dari tujuh kecamatan. Kompetisi ini mempertandingkan 11 cabang lomba yang tersebar di sejumlah lokasi, dengan Pusat Pemerintahan Kota Tangsel sebagai lokasi utama.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin melekat dalam kehidupan masyarakat dan menjadi landasan dalam membangun generasi yang berakhlak mulia. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA