Penyerahan karya karikatur kepada Camat Pinang, Syarifudin Harja Winata, menjadi salah satu momen dalam rangkaian Pinang Fest 2026 di halaman Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang. Kegiatan ini turut mencerminkan upaya menghadirkan ruang kreativitas dan ekspresi masyarakat melalui festival yang berlangsung selama dua hari. (Foto: Ist) TANGERANG | BD — Pinang Fest 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan kreativitas, memperkenalkan potensi lokal, sekaligus mempromosikan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Digelar selama dua hari, 6–7 November 2026, di halaman Kantor Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, festival ini juga menghadirkan pelayanan publik, pertunjukan seni, hiburan gratis, hingga kegiatan sosial.
Camat Pinang, Syarifudin Harja Winata, mengatakan Pinang Fest dirancang tidak sekadar menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga wadah untuk memperkuat interaksi sosial dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi wilayah.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk komunitas kepemudaan dan pelaku UMKM, menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan festival tersebut.
Tahun ini, Pinang Fest menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari perlombaan mewarnai yang diikuti lebih dari 200 anak usia dini, bazar UMKM, hingga pelayanan publik langsung di lokasi acara.
Pelayanan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang.
“Pinang Fest memang telah menjadi festival masyarakat sekitar dari tahun ke tahun. Berkolaborasi dengan unsur kepemudaan setempat, baik KNPI maupun Karang Taruna, kami ingin Pinang Fest ini bisa menjadi ruang bersama meningkatkan kebersamaan dan keakraban semua lapisan masyarakat,” ujar Syarifudin, Jumat (6/11/2026).
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pinang Fest, Geri Jenerie, menjelaskan bahwa festival tersebut juga menghadirkan panggung hiburan gratis yang dapat dinikmati masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Puluhan penampilan seni dari sejumlah sekolah, pertunjukan kesenian, hingga panggung musik disiapkan untuk memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus memperkenalkan kekayaan kreativitas lokal.
“Kami juga merancang kegiatan ini menjadi pesta hiburan bagi masyarakat sekitar. Malam ini sampai besok akan ada sejumlah penampilan musik dan kesenian lainnya. Di samping itu, sebelumnya nanti akan dilengkapi santunan sosial anak yatim seperti yang bisa disaksikan bersama tadi, kami memberikan bantuan kursi roda bagi sejumlah penyandang disabilitas di Kecamatan Pinang,” kata Geri.
Selain menjadi ruang hiburan dan promosi ekonomi lokal, Pinang Fest juga menghadirkan kegiatan sosial berupa santunan anak yatim dan pemberian bantuan kursi roda bagi sejumlah penyandang disabilitas di Kecamatan Pinang.
Melalui penyelenggaraan festival ini, pemerintah kecamatan berharap pelaku UMKM memperoleh kesempatan lebih luas untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen. Di sisi lain, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat apresiasi masyarakat terhadap seni, budaya, dan kreativitas lokal.
Geri berharap Pinang Fest dapat terus diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat.
“Semoga kesuksesan dan kemeriahan tahun ini bisa menginspirasi semua pihak untuk menyelenggarakan Pinang Fest pada tahun-tahun selanjutnya secara lebih semarak lagi. Jangan lupa hadir, kami tunggu langsung di lokasi acara sampai besok malam,” pungkasnya. (Ril/Red)
Tidak ada komentar