Car Free Day di Kelurahan Petir, Pemkot Tangerang Perkuat Peran Warga Atasi Sampah

waktu baca 3 menit
Minggu, 4 Jan 2026 21:24 125 Nazwa

KOTA TANGERANG | BD – Pemerintah Kota Tangerang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), terus berupaya mendorong keterlibatan warga dalam menangani masalah sampah sambil mempromosikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satu langkahnya adalah dengan menyelenggarakan program Car Free Day (CFD) di area perumahan.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menganjurkan penduduk untuk menggunakan kesempatan CFD sebagai cara membangun kesadaran mulai dari lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa transformasi perilaku menuju kehidupan yang lebih bersih dan sehat hanya bisa tercapai lewat kesadaran bersama dan partisipasi masyarakat secara keseluruhan.

Pernyataan ini disampaikan Sachrudin saat menghadiri acara CFD sekaligus Serah Terima Armada Truk Pengangkut Sampah dari DLH di Balai RW 01, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, pada Minggu (4/01/2026).

“Car Free Day di Kelurahan Petir hari ini menunjukkan bahwa perubahan besar dapat berasal dari lingkungan terdekat. Mulai dari jalan depan rumah, rutinitas pagi hari, dan kepedulian yang berkembang bersama,” kata Sachrudin.

Acara dimulai dengan senam Ling Tien Kung bersama komunitas dan warga, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan simbolis satu unit truk sampah dan 15 unit gerobak pengangkut sampah. Armada ini merupakan hasil pembaruan dari kendaraan operasional lama yang sudah tidak memadai.

Sachrudin menjelaskan bahwa pengadaan armada kebersihan ini dibiayai dari kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak dan retribusi sampah.

“Ini berasal dari dana masyarakat juga. Dari kesadaran bapak dan ibu membayar pajak serta retribusi sampah, yang kemudian digunakan kembali untuk kepentingan warga sendiri, guna menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.

Di depan Kepala DLH Kota Tangerang, Camat Cipondoh, serta tokoh masyarakat setempat, Sachrudin juga merespons aspirasi warga mengenai percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Masalah kebersihan langsung memengaruhi kesehatan kita semua. Oleh karena itu, sambil menanti penyelesaian fasilitas TPST, mari kita budayakan PHBS, mulai dari memilah sampah di rumah, membuang sampah pada tempatnya, serta bergotong royong membersihkan lingkungan,” ujarnya.

Sebagai tambahan informasi, berbeda dari Tempat Penampungan Sementara (TPS), TPST tidak hanya menyimpan dan memilah sampah, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas pengolahan yang memungkinkan sampah diubah menjadi produk bernilai ekonomi atau energi, dengan bantuan teknologi canggih.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana CFD, Iskandar Idris, menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Tangerang terhadap isu kebersihan di daerahnya. Menurutnya, pembaruan armada pengangkut sampah sangat penting bagi warga yang sering menghadapi masalah sampah harian.

“Kami sangat beruntung TPS Pasar Rubuh sudah ditutup sehingga mengurangi sampah dari daerah lain. Kami juga berterima kasih atas armada pengangkut sampah yang baru. Meskipun belum sepenuhnya cukup, ini merupakan langkah awal yang sangat bermakna. Kami berharap fasilitas TPST segera diwujudkan,” kata Iskandar, yang juga menjabat sebagai Ketua RW 01 Kelurahan Petir.

Setelah rangkaian acara, Wali Kota Tangerang melanjutkan dengan mengunjungi beberapa kios UMKM yang beroperasi di sepanjang area CFD, sambil memeriksa kondisi kebersihan di sekitar lokasi bekas TPS Pasar Rubuh. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA