Cegah Stunting dari Meja Makan, Pemkot Tangsel Ajak Warga Rutin Konsumsi Ikan

waktu baca 2 menit
Selasa, 4 Agu 2026 14:28 11 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Upaya mencegah stunting tidak hanya dilakukan melalui program kesehatan, tetapi juga dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan keluarga, salah satunya dengan memastikan asupan makanan bergizi setiap hari.

Melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengajak masyarakat untuk rutin mengonsumsi ikan sebagai sumber protein hewani guna mendukung pertumbuhan anak dan meningkatkan kualitas gizi keluarga.

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Gemarikan yang digelar di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) Tandon Ciater, Serpong, Selasa (4/8/2026).

Pilar mengatakan, persoalan stunting perlu ditangani melalui pemenuhan gizi yang berkualitas sejak dari rumah. Menurutnya, makanan yang tersaji di meja makan keluarga memiliki peran besar dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Penanganan stunting bukan hanya soal memberikan makanan agar anak kenyang, tetapi bagaimana kualitas isi piring yang disajikan setiap hari juga terpenuhi. Protein hewani harus menjadi bagian dari menu keluarga karena sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak,” ujar Pilar.

Ia menjelaskan, ikan menjadi salah satu pilihan sumber protein hewani yang mudah diolah dan memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Karena itu, Pemkot Tangsel terus mendorong masyarakat agar menjadikan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

“Hari ini kita melaksanakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan. Kegiatan ini merupakan bagian dari sosialisasi pola hidup sehat kepada masyarakat melalui konsumsi ikan. Ikan menjadi salah satu alternatif sumber protein hewani yang sangat baik, terutama untuk anak-anak dan ibu hamil, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi masyarakat,” katanya.

Pilar menilai, perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan generasi yang lebih sehat. Menurutnya, upaya pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama melalui edukasi yang berkelanjutan.

“Sosialisasi seperti ini bisa menjangkau seluruh wilayah di Tangerang Selatan sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi protein hewani. Kita harus terus meningkatkan awareness masyarakat, jangan hanya fokus mengenyangkan perut, tetapi juga memastikan kebutuhan gizi, khususnya protein hewani, benar-benar terpenuhi,” ungkapnya.

Selain edukasi mengenai manfaat konsumsi ikan, kegiatan Gemarikan juga menghadirkan berbagai aktivitas pendukung, seperti bazar pangan murah, pembagian doorprize bagi anak-anak, makan siang prasmanan dengan aneka menu berbahan dasar ikan, serta pembagian produk olahan ikan kepada masyarakat.

Pemkot Tangsel berharap gerakan ini dapat mendorong perubahan kebiasaan makan masyarakat, terutama dalam menyediakan menu bergizi bagi keluarga. Dengan memperkuat kesadaran gizi dari lingkungan rumah, upaya menekan angka stunting di Kota Tangerang Selatan diharapkan semakin optimal. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA