ITTS Tembus Ekosistem Global WordPress Credits, Pertama di Asia Tenggara

waktu baca 3 menit
Kamis, 17 Sep 2026 14:13 13 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD — Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) menembus ekosistem global WordPress Credits (WP Credits) dan tercatat sebagai perguruan tinggi pertama di Asia Tenggara yang bergabung dalam program tersebut.

Keikutsertaan ITTS dalam program internasional ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam proyek open-source WordPress berskala global. Pengalaman tersebut dapat melengkapi pembelajaran akademik sekaligus membantu mahasiswa membangun portofolio profesional sejak masih menempuh pendidikan.

WordPress Credits merupakan inisiatif internasional dari WordPress Foundation yang dirancang untuk menjembatani dunia akademik dengan ekosistem digital global.

Melalui program tersebut, kontribusi mahasiswa dalam berbagai proyek WordPress dapat dikonversi menjadi kredit akademik sekaligus diperhitungkan sebagai pengalaman profesional yang setara dengan magang industri.

Menghubungkan Kampus dengan Proyek Teknologi Global

Bagi ITTS, keterlibatan dalam WordPress Credits menjadi bagian dari pengembangan model pendidikan teknologi yang menghubungkan pembelajaran di kampus dengan kebutuhan industri digital.

Mahasiswa didorong tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga terlibat dalam pemecahan persoalan nyata, menghasilkan karya, dan berkolaborasi dengan komunitas serta pakar dari berbagai negara.

Rektor Institut Teknologi Tangerang Selatan, Ir. Onno Widodo Purbo, M.Eng., Ph.D., mengatakan integrasi kurikulum dengan proyek open-source berskala global dapat memberikan pengalaman praktis yang relevan bagi mahasiswa.

“Keterlibatan mahasiswa ITTS dalam ekosistem WordPress global bukan sekadar soal mengisi jam kuliah, melainkan bukti bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkontribusi nyata pada teknologi yang digunakan oleh jutaan situs web di seluruh dunia,” ujar Onno dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Menurut Onno, pengalaman tersebut memberikan nilai tambah karena mahasiswa berhadapan langsung dengan persoalan dan proses kerja dalam ekosistem teknologi global.

Melalui WP Credits, proses pembelajaran dapat mencakup pemecahan masalah, penulisan kode (coding), hingga kolaborasi lintas budaya. Pengalaman tersebut juga dapat menjadi bagian dari portofolio internasional mahasiswa.

Ruang Kontribusi Mahasiswa Terbuka Luas

Program WordPress Credits menyediakan berbagai bidang kontribusi yang dapat disesuaikan dengan kompetensi mahasiswa.

“Mahasiswa ITTS dapat menyalurkan kemampuan pada berbagai bidang kontribusi, mulai dari pengembangan perangkat lunak (coding), desain antarmuka (UI/UX), keamanan siber, lokalisasi bahasa, hingga dokumentasi teknis,” jelas Onno.

Dengan pola tersebut, mahasiswa memperoleh ruang untuk bergeser dari sekadar pengguna menjadi pencipta dan kontributor dalam ekosistem teknologi open-source.

Rekam jejak kontribusi yang dibangun sejak bangku kuliah dapat menjadi modal profesional ketika mahasiswa menyelesaikan studi dan memasuki dunia kerja.

WordPress Dorong Regenerasi Kontributor

Keterlibatan institusi pendidikan juga menjadi bagian dari upaya memperluas dan menjaga keberlanjutan komunitas open-source WordPress.

Perwakilan WordPress Foundation, Pooja Derashri, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyoroti pentingnya hubungan antara dunia pendidikan dan industri dalam mempersiapkan generasi kontributor berikutnya.

“Bagi WordPress, ini merupakan langkah besar dalam regenerasi dan rekrutmen kontributor dunia, standardisasi serta peningkatan kualitas kontribusi, mendorong inklusi dan demokratisasi akses digital, menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan industri, serta memperkuat ekosistem open-source dunia,” kata Pooja.

Program WordPress Credits pertama kali diluncurkan melalui kerja sama dengan Universitas Pisa dan diumumkan kepada publik dalam ajang internasional WordCamp Europe 2025.

Dari Tangerang Selatan ke Panggung Global

Sebagai perguruan tinggi teknologi informasi yang berbasis di Tangerang Selatan, Banten, ITTS terus mengembangkan pendidikan yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik dalam ekosistem teknologi global.

Di bawah kepemimpinan Rektor Onno W. Purbo, kurikulum kampus diarahkan agar mahasiswa memperoleh kesempatan untuk belajar sekaligus mendapatkan pengalaman profesional internasional sebelum menyelesaikan studi.

Melalui WordPress Credits, mahasiswa ITTS kini memiliki ruang untuk terlibat dalam proyek open-source global, membangun portofolio, serta berkolaborasi dengan komunitas teknologi lintas negara.

Keterlibatan tersebut membawa pengalaman belajar mahasiswa dari ruang kelas ke lingkungan proyek teknologi dunia, sekaligus membuka jalur bagi talenta muda Tangerang Selatan untuk berkontribusi dalam ekosistem digital global. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA