Debit Cisadane Menurun, Sachrudin Pastikan Ketersediaan Air Bersih Tetap Terjaga

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 17:15 12 Nazwa

KOTA TANGERANG | BD – Menurunnya debit Sungai Cisadane menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang karena sungai tersebut merupakan salah satu sumber air baku untuk pengolahan air bersih masyarakat.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, memastikan Pemkot Tangerang bersama PDAM Tirta Benteng terus melakukan pemantauan dan langkah antisipasi agar penurunan debit air tidak mengganggu pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat meninjau langsung kondisi Sungai Cisadane bersama jajaran PDAM Tirta Benteng dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang, Sabtu (12/09/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane terpantau turun hingga sekitar 40 sentimeter dari kondisi normal. Penurunan tersebut menjadi perhatian karena berpengaruh terhadap ketersediaan air baku yang dibutuhkan dalam proses pengolahan air bersih.

Sachrudin mengatakan, kondisi tersebut harus diantisipasi sejak awal agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi. Pemkot Tangerang pun terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran pengolahan dan distribusi air.

“Aduan dan masukan dari masyarakat menjadi perhatian kami. Dengan kondisi cuaca seperti sekarang, kami terus melakukan berbagai langkah agar kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi dan pelayanan tetap berjalan dengan baik,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada kondisi debit sungai, tetapi juga memastikan sistem pelayanan tetap berjalan di tengah perubahan ketersediaan air baku.

Di sisi lain, Sachrudin mengingatkan masyarakat agar ikut berperan menjaga ketersediaan air dengan mengurangi penggunaan yang tidak diperlukan. Penggunaan air secara bijak dinilai penting sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi kondisi debit Sungai Cisadane yang menurun.

“Air bersih adalah kebutuhan kita bersama. Karena itu, mari gunakan air secukupnya dan sehemat mungkin. Di saat yang sama, kita juga harus menjaga Sungai Cisadane, tidak membuang sampah sembarangan, dan merawat lingkungan di sepanjang bantaran sungai,” pesannya.

Sachrudin menegaskan, Pemkot Tangerang akan terus memantau kondisi Sungai Cisadane dan melakukan langkah yang diperlukan untuk menjaga ketersediaan air baku serta pelayanan air bersih bagi masyarakat.

“Yang kita jaga hari ini bukan hanya aliran air, tetapi keberlangsungan kehidupan masyarakat. Pemerintah akan terus memastikan layanan air bersih tetap tersedia, dan kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga sumber air kita. Karena Cisadane adalah bagian penting dari kehidupan Kota Tangerang,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA