Bupati Tangerang dan Gubernur Banten Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

waktu baca 3 menit
Selasa, 28 Jul 2026 19:32 10 Nazwa

TANGERANG | BD — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Margasari dan Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (28/7/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai respons cepat pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terdampak musim kemarau berkepanjangan.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Tangerang dan Gubernur Banten juga meninjau langsung kondisi wilayah terdampak guna memastikan distribusi air bersih berjalan lancar serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Banten yang turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan air bersih.

“Alhamdulillah, saya atas nama masyarakat Desa Margasari dan Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Gubernur bersama Ibu yang telah peduli terhadap kondisi masyarakat kami yang mengalami kekeringan dan membutuhkan air bersih,” ujar Maesyal Rasyid.

Menurut Maesyal, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang untuk mengatasi dampak kekeringan. Dalam jangka pendek, distribusi air bersih akan terus dilakukan secara rutin melalui Perumda Tirta Kerta Raharja agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Untuk solusi jangka panjang, Pemkab Tangerang berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten membangun infrastruktur penyediaan air bersih melalui pembangunan toren dan pengeboran sumur.

“Pak Gubernur bersama PDAM Kabupaten Tangerang akan rutin mendistribusikan air bersih ke wilayah ini. Untuk jangka panjang, kami juga sudah berbagi tugas dengan Pemerintah Provinsi Banten. Nantinya ada pembangunan toren dan pengeboran sumur yang dikerjakan bersama agar tidak tumpang tindih. Yang paling penting, kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera teratasi,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan dirinya bersama Bupati Tangerang sengaja turun langsung ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan untuk memastikan bantuan air bersih tersalurkan dengan baik sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang.

“Hari ini saya bersama Pak Bupati mengunjungi beberapa wilayah yang mengalami kekeringan sambil membawa bantuan air bersih. Kami memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi melalui suplai rutin dari PDAM. Selain itu, kami juga sedang berupaya bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang melakukan penelitian melalui ESDM untuk menentukan lokasi dan kedalaman pengeboran sumur sebagai solusi jangka panjang,” ujar Andra Soni.

Ia menambahkan, musim kemarau tahun ini menjadi salah satu yang terpanjang dan paling terik dalam beberapa dekade terakhir sehingga meningkatkan potensi kekeringan di berbagai daerah. Karena itu, seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Banten diminta terus memantau wilayah terdampak agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi.

Salah seorang warga Kelurahan Kadu Agung, Siti Juleha, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Pemerintah Provinsi Banten. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

Ia mengatakan, Pemkab Tangerang melalui Perumda Tirta Kerta Raharja telah beberapa kali mengirimkan bantuan air bersih, bahkan dalam sehari distribusi dapat dilakukan lebih dari satu kali.

“Alhamdulillah kami sangat senang mendapatkan bantuan air bersih. Saat musim kemarau ini kami memang mengalami kekeringan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tangerang dan Pak Gubernur atas kepeduliannya kepada masyarakat,” ucap Siti. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA