Diskominfo Tangsel Gandeng Prof Onno W. Purbo Percepat Adopsi AI di Lingkungan Pemerintah

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Jun 2026 15:44 15 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendorong percepatan adopsi teknologi Artificial Intelligence (AI) di lingkungan pemerintahan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan dengan pakar teknologi informasi Indonesia, Prof. Onno W. Purbo, dalam Workshop AI Empowerment for Government: Breaking the Limits, Mengakselerasi Kinerja ASN Masa Kini dengan Artificial Intelligence, Senin (15/6/2026).

Kegiatan yang diikuti ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas itu menjadi langkah strategis Pemkot Tangsel dalam memperkenalkan pemanfaatan AI secara lebih luas untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis data.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang Selatan Tb. Asep Nurdin mengatakan, perkembangan teknologi digital saat ini menuntut pemerintah untuk terus beradaptasi agar mampu meningkatkan efektivitas kerja sekaligus memberikan pelayanan publik yang lebih optimal.

Menurutnya, kehadiran Prof. Onno W. Purbo diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada ASN mengenai peluang dan tantangan pemanfaatan AI dalam mendukung tugas pemerintahan.

“Kami ingin ASN tidak hanya mengenal AI sebagai teknologi yang sedang berkembang, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkannya secara tepat untuk mendukung pekerjaan sehari-hari. Karena itu kami menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang teknologi informasi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, workshop tersebut dirancang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan AI untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan yang selama ini dilakukan secara manual. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan mampu memahami manfaat AI secara konkret dan dapat langsung mengimplementasikannya di unit kerja masing-masing.

Asep menambahkan, pemanfaatan AI berpotensi membantu ASN dalam mempercepat proses pengolahan data, penyusunan dokumen, hingga penyajian informasi yang dibutuhkan dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa teknologi AI harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab. ASN tetap dituntut memiliki kemampuan analisis serta melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang dihasilkan oleh sistem kecerdasan buatan.

“Teknologi ini adalah alat bantu. Semakin baik data yang dimiliki, semakin baik pula hasil yang diberikan. Yang paling penting, kemampuan berpikir dan analisis ASN tetap menjadi yang utama,” katanya.

Dalam paparannya, Prof. Onno W. Purbo menjelaskan bahwa AI dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan produktivitas kerja birokrasi apabila digunakan secara tepat. Teknologi tersebut dapat membantu mempercepat berbagai proses administrasi, mulai dari penyusunan dokumen, pengelolaan informasi, hingga analisis data.

Namun, ia menegaskan bahwa AI bukanlah pengganti manusia. Menurutnya, kualitas hasil yang diberikan AI sangat bergantung pada data yang digunakan serta kemampuan pengguna dalam memberikan instruksi dan melakukan evaluasi terhadap hasil yang diperoleh.

“AI dapat membantu mempercepat pekerjaan, tetapi keputusan tetap berada di tangan manusia. Karena itu, kemampuan berpikir kritis dan memahami konteks tetap menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Melalui kolaborasi dengan Prof. Onno W. Purbo, Diskominfo Kota Tangerang Selatan berharap pemanfaatan AI dapat semakin dikenal dan diterapkan secara efektif di lingkungan pemerintahan, sehingga mampu mendukung terciptanya birokrasi yang lebih inovatif, efisien, dan siap menghadapi tantangan era digital. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA