Enam Buku Akademisi UMN Segera Diluncurkan, Angkat Isu Komunikasi hingga Teknologi Digital

waktu baca 2 menit
Kamis, 10 Sep 2026 17:48 11 Nazwa

TANGERANG | BD — Enam buku karya akademisi dan penulis di lingkungan Universitas Multimedia Nusantara (UMN) segera diluncurkan ke publik pada akhir September 2026. Karya-karya tersebut mengangkat beragam isu, mulai dari komunikasi politik, penelitian komunikasi, bahasa dan teknologi digital, manajemen kesehatan hingga semiotika media baru.

Peluncuran enam buku itu akan dikemas dalam kegiatan Peluncuran Buku dan Diskusi Penulisan: From the Manuscript to the Bookshelf yang digelar Divisi Riset, Inovasi, dan Keberlanjutan (RIS) UMN pada Rabu, 30 September 2026, pukul 08.30–12.00 WIB di Borneo D20.

Enam buku yang diperkenalkan memiliki spektrum kajian yang cukup luas. Karya-karya tersebut memperlihatkan bagaimana hasil riset dan gagasan akademik dapat dikembangkan menjadi pengetahuan yang lebih mudah diakses dan relevan bagi masyarakat.

Adapun enam buku tersebut yakni “Narasi Historis dan Mitologis dalam Arus Arsitektur Komunikasi Politik”, “Tinjauan Literatur dalam Penelitian Komunikasi”, “Sunggi Bahasa”, “Human Capital Rumah Sakit Berkelanjutan”, “Membaca Zaman melalui Komunikasi”, serta “Semiotika Media Baru: Menemukan Makna di Era Digital”.

Selain peluncuran buku, kegiatan tersebut juga menghadirkan diskusi penulisan dengan tema From the Manuscript to the Bookshelf. Diskusi akan membahas perjalanan sebuah karya, mulai dari pengembangan gagasan, riset, penyusunan manuskrip hingga proses penerbitan.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan sivitas akademika yang ingin mengembangkan hasil penelitian maupun gagasan akademik menjadi karya publikasi yang memiliki jangkauan lebih luas.

Tema From the Manuscript to the Bookshelf juga menyoroti proses panjang di balik lahirnya sebuah buku. Gagasan yang berawal dari penelitian dan pergulatan intelektual kemudian diolah menjadi karya yang dapat dibaca, dikaji, dan dimanfaatkan oleh publik.

Bagi mahasiswa UMN, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga memberikan 1 poin SKKM Penalaran, sesuai informasi dalam materi undangan acara.

Melalui peluncuran enam buku tersebut, UMN tidak hanya memperkenalkan karya akademik kepada publik, tetapi juga mendorong budaya penulisan dan publikasi di lingkungan kampus.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang dialog untuk mempertemukan riset, pemikiran akademik, dan kebutuhan masyarakat melalui karya yang dapat diakses di luar lingkungan perguruan tinggi. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA