Ibarat Puzzle, Wakil Wali Kota Serang Perkuat Sinergi Pelaku Usaha, Dorong Ekonomi Lokal Terintegrasi

waktu baca 2 menit
Senin, 18 Mei 2026 21:23 21 Deni Kusuma

KOTA SERANG – Pemerintah Kota Serang terus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui pembangunan ekosistem usaha yang saling terhubung antar sektor. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, dalam berbagai program pengembangan ekonomi dan pemberdayaan pelaku UMKM di Kota Serang untuk mendongkrak ekonomi masyarakat secara bersama-sama untuk bangkit.

Salah satu upaya yang kini didorong yakni membangun kolaborasi lintas sektor melalui program Serang City Tour yang melibatkan pelaku usaha pariwisata, hotel, UMKM, tour and travel, hingga penyedia transportasi umum. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih luas dan terintegrasi.

Selain sektor wisata, Pemerintah Kota Serang juga menggandeng komunitas seni dan pelaku UMKM dalam pengembangan Pasar Kesenian Kota Serang. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung rutin di kawasan Pasar Taman Sari sebagai ruang promosi produk kreatif sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Agis, selama ini masih banyak pelaku usaha yang bergerak sendiri tanpa adanya keterhubungan yang kuat antar sektor usaha. Padahal, kata dia, sinergi antar pelaku usaha menjadi salah satu kunci penting untuk memperkuat ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Ia mengibaratkan seluruh potensi usaha di Kota Serang sebagai kepingan puzzle yang perlu disatukan agar membentuk kekuatan ekonomi yang utuh dan saling mendukung.

“Kita ingin semua pelaku usaha bisa terhubung dalam satu ekosistem yang kuat. Ketika UMKM, sektor wisata, komunitas kreatif, hingga jasa transportasi bergerak bersama, maka dampaknya akan lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Agis menegaskan, Pemerintah Kota Serang akan terus menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku usaha melalui berbagai program promosi daerah, festival ekonomi kreatif, hingga pengembangan wisata kota berbasis potensi lokal.

Menurutnya, penyatuan ekosistem usaha juga menjadi langkah strategis untuk memperluas pasar produk lokal Kota Serang. Dengan kolaborasi yang terbangun, para pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

“Potensi Kota Serang sangat besar. Tinggal bagaimana seluruh kekuatan itu disatukan agar saling mendukung dan menciptakan ekonomi yang sehat serta berkelanjutan,” katanya.

Selain memperkuat kolaborasi, Pemkot Serang juga terus mendorong digitalisasi usaha dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi modern.

Pemerintah berharap sinergi yang terbangun antar pelaku usaha dapat memperkuat identitas ekonomi lokal sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat Kota Serang.

“Kalau ekosistem usaha ini kuat, maka bukan hanya pelaku usahanya yang berkembang, tetapi kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA