Kejurda Sepakbola Mini Pelajar 2026 Digelar di Serang, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Banten

waktu baca 2 menit
Minggu, 31 Mei 2026 00:49 3 Nazwa

SERANG | BD — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepakbola Mini Pelajar se-Banten Tahun 2026 resmi digelar di Lapangan Mini Soccer Universitas Pamulang (Unpam) Serang, Sabtu (30/5/2026). Ajang tersebut menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit-bibit atlet muda potensial sekaligus memperkuat pembinaan olahraga prestasi di Provinsi Banten.

Pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Banten turut ambil bagian dalam kompetisi yang diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet sepak bola mini berbakat. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi kemampuan atlet usia pelajar.

Wakil Ketua II KONI Banten, Delpion, menilai Kejurda Sepakbola Mini memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, kompetisi yang rutin digelar akan membantu meningkatkan kualitas atlet sekaligus memperluas regenerasi olahraga di daerah.

“Kejurda ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan atlet muda sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di Banten. Dari event seperti inilah kita dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.

Ia mengatakan, sepak bola mini memiliki prospek yang cukup menjanjikan untuk berkembang menjadi cabang olahraga yang kompetitif di tingkat nasional. Karena itu, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan agar atlet-atlet muda Banten mampu bersaing pada berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.

Menurut Delpion, proses pencarian atlet berbakat tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan kompetisi yang konsisten agar kemampuan para atlet dapat terpantau dan berkembang secara maksimal.

“Kami berharap dari kejuaraan ini akan muncul talenta-talenta muda yang nantinya dapat mewakili Banten pada berbagai ajang olahraga tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Sementara itu, Ketua KSMI Banten, Abdul Salam, menyampaikan bahwa Kejurda Sepakbola Mini Pelajar 2026 merupakan bagian dari upaya organisasi dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang lebih terstruktur.

Ia menegaskan KSMI Banten akan terus mendorong penyelenggaraan berbagai kompetisi sebagai sarana meningkatkan jam terbang atlet serta memperluas pengenalan olahraga sepak bola mini di masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, ofisial, dan seluruh kabupaten/kota yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga ke depan penyelenggaraan kejuaraan dapat semakin baik dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perkembangan atlet muda Banten,” ujarnya.

Ketua KSMI Pusat, Yan Mulia Abidin, juga mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut. Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar pula peluang menemukan atlet-atlet potensial yang dapat dibina menuju level yang lebih tinggi.

Melalui Kejurda Sepakbola Mini Pelajar 2026, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman bertanding, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan teknik, mental, dan sportivitas sebagai bekal menjadi atlet berprestasi di masa depan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA