KKN Nusantara Kelompok 8 Sosialisasikan Pembuatan Briket Sekam Padi

waktu baca 3 menit
Kamis, 20 Agu 2026 20:30 5 Redaksi

LEBAK | BD — Limbah sekam padi yang selama ini kerap dianggap sebagai sisa hasil pertanian mulai dimanfaatkan sebagai bahan baku energi alternatif. KKN Nusantara Kelompok 8 melalui bidang ekonomi menggelar sosialisasi dan praktik pembuatan briket berbahan sekam padi di Gedung Posyandu Desa Cisimeut Raya, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB, dengan menyasar ibu-ibu PKK dan kelompok tani. Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai guna sekaligus berpotensi memberikan nilai ekonomi.

Ketua KKN Nusantara Kelompok 8, Ibnu Jarir, mengatakan pemanfaatan sekam padi dipilih karena bahan tersebut relatif mudah ditemukan dan tersedia cukup melimpah di Desa Cisimeut Raya.

“Sekam padi di Desa Cisimeut Raya cukup melimpah, sehingga kami melihat ini sebagai potensi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Harapannya, sekam yang selama ini hanya dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi briket yang memiliki nilai guna dan berpotensi membantu perekonomian warga, khususnya para petani,” ujar Ibnu Jarir.

Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi. Masyarakat didorong untuk mengembangkan keterampilan yang diperoleh sehingga pengolahan sekam padi dapat menjadi kegiatan produktif yang berkelanjutan.

“Sebagai KKN Nusantara, kami ingin program ini tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi juga dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta terlebih dahulu mendapatkan pemaparan mengenai pengertian briket, potensi sekam padi sebagai bahan baku, manfaat penggunaannya sebagai bahan bakar alternatif, serta tahapan pembuatannya.

Penyampaian materi berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teori, tetapi juga diberi kesempatan berdiskusi mengenai pemanfaatan sekam padi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah pertanyaan disampaikan, terutama terkait proses pengolahan sekam agar dapat menghasilkan briket yang dapat digunakan sebagai bahan bakar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan briket. Anggota KKN Nusantara Kelompok 8 memperagakan tahapan pengolahan bahan hingga proses pembentukan briket. Peserta turut mengikuti praktik secara langsung sehingga memperoleh pengalaman dalam mengolah sekam padi menjadi bahan bakar alternatif.

Ketua PKK sekaligus Ibu Lurah Desa Cisimeut Raya, Ira, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai pemanfaatan sekam padi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama petani yang memiliki akses terhadap limbah hasil pertanian.

“Kegiatan pembuatan briket sangat bermanfaat untuk petani dalam memanfaatkan sampah organik menjadi barang bernilai guna,” ujar Ira.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua RT 1 RW 2 Kampung Cikeked, Dedi. Ia menilai program tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan, khususnya oleh kelompok tani.

“Program ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh petani, sehingga dapat menciptakan sirkulasi ekonomi yang baik,” ungkap Dedi.

Bagi KKN Nusantara Kelompok 8, pengolahan sekam menjadi briket bukan sekadar upaya mengurangi limbah pertanian. Program tersebut juga diarahkan untuk membuka perspektif baru masyarakat bahwa limbah yang tersedia di sekitar dapat diolah menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki potensi ekonomi.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh secara mandiri. Dengan pengelolaan yang konsisten, pemanfaatan sekam padi berpotensi menjadi salah satu kegiatan produktif yang mendukung pengelolaan lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Cisimeut Raya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA