Antusiasme terlihat dari para siswa SDN 4 Cikareo saat mengikuti kegiatan edukasi hidroponik tanaman cabai yang digelar mahasiswa KKN Kelompok 11 UIN SMH Banten. Para siswa aktif mengikuti rangkaian pembelajaran sebagai upaya mengenalkan konsep pertanian modern dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. (Foto: Dok. Pribadi)LEBAK | BD – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengenalkan metode bercocok tanam hidroponik kepada siswa SD Negeri 4 Cikareo melalui edukasi penanaman cabai, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan yang melibatkan 14 mahasiswa KKN Kelompok 11 tersebut diikuti oleh 126 siswa dari kelas I hingga VI SDN 4 Cikareo. Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai konsep pertanian modern sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pembelajaran berbasis praktik.
Sejak pukul 07.30 WIB, mahasiswa KKN telah berada di lokasi untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan. Edukasi diawali dengan penyampaian materi mengenai pengertian hidroponik, manfaat metode tersebut, hingga tahapan sederhana dalam menanam cabai menggunakan media tanam hidroponik.
Materi disampaikan secara interaktif oleh mahasiswa dari Kelompok 11, salah satunya berasal dari Program Studi Pendidikan Biologi. Melalui penjelasan tersebut, siswa dikenalkan bahwa tanaman tetap dapat tumbuh tanpa menggunakan media tanah secara langsung, dengan memanfaatkan sistem dan nutrisi yang sesuai.

Mahasiswa KKN Kelompok 11 UIN SMH Banten memberikan pemaparan materi mengenai konsep hidroponik tanaman cabai kepada siswa SDN 4 Cikareo. Kegiatan edukasi ini bertujuan mengenalkan metode bercocok tanam modern melalui pembelajaran interaktif sebelum siswa melakukan praktik penanaman secara langsung. (Foto: Dok. Pribadi)
Setelah sesi pemaparan materi, para siswa kemudian mengikuti praktik penanaman hidroponik secara langsung dengan pendampingan seluruh anggota KKN. Siswa diajak mengenal setiap tahapan, mulai dari menyiapkan media tanam, memasukkan bibit cabai, hingga memahami cara perawatan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
Antusiasme terlihat dari keterlibatan siswa selama kegiatan berlangsung. Para siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga aktif bertanya dan mencoba langsung proses penanaman yang dipandu oleh mahasiswa KKN.
Ketua Kelompok 11 KKN UIN SMH Banten, Sabihis, mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan aplikatif bagi para siswa.
“Kami ingin adik-adik tidak hanya mengenal hidroponik melalui teori, tetapi juga mencoba langsung proses menanamnya. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi mereka,” ujar Sabihis.
Setelah praktik penanaman hidroponik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan permainan edukatif dan ice breaking untuk menjaga semangat belajar siswa hingga waktu istirahat tiba.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 11 berharap pengetahuan mengenai hidroponik dapat menjadi wawasan baru bagi siswa dalam mengenal pemanfaatan teknologi pertanian sederhana sejak usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan peduli lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah. (Ril)
Tidak ada komentar