Tampilan para tokoh dan pejabat yang hadir, termasuk Plt. Bupati Tangerang (tengah), pada acara Pelantikan Pengurus dan Rapat Koordinasi Daerah Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan periode 2025-2030 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Tangerang di Sindang Jaya pada 23 Desember 2025. (Foto: Ist)TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turut hadir dalam acara pelantikan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan di seluruh Kabupaten Tangerang untuk tahun 2025, sekaligus membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang berlangsung di Kampung Kalapa pada hari Rabu tanggal 24 Desember 2025.
Dalam pidatonya, Bupati mengucapkan selamat kepada semua pengurus UPZ Kecamatan yang baru saja dilantik. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan hanya ritual formal, tetapi merupakan tugas berat yang wajib dilaksanakan dengan penuh pertanggungjawaban, kejujuran, dan ketulusan.
“Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban agama, melainkan alat penting untuk kemajuan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan dengan kepercayaan dan efisiensi,” kata Bupati Maesyal Rasyid.
Bupati menyoroti posisi krusial UPZ Kecamatan sebagai ujung tombak yang paling akrab dengan warga serta memahami situasi nyata para pembayar zakat (muzaki) dan penerima (mustahik) di daerah masing-masing. Karena itu, ia menyampaikan beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh para pengurus UPZ supaya potensi zakat di Kabupaten Tangerang bisa dikumpulkan dan didistribusikan dengan maksimal.
“Pertama, tingkatkan kerja sama dan koordinasi antara UPZ Kecamatan dengan BAZNAS Kabupaten Tangerang, pemerintah kecamatan, desa, serta semua pihak terkait. Kedua, jaga prinsip kepercayaan, keterbukaan, dan pertanggungjawaban dalam mengelola zakat untuk membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Selanjutnya, ia menganjurkan penggunaan zakat secara efektif dan lestari agar bisa memberdayakan mustahik hingga mereka berubah menjadi muzaki. Inovasi dan langkah baru juga harus diterapkan dengan memanfaatkan teknologi agar masyarakat lebih mudah menyalurkan zakat.
“Keempat, gunakan teknologi dan inovasi dalam pengumpulan zakat supaya prosesnya lebih sederhana, cepat, dan mencapai semua kalangan masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap bahwa melalui Rakorda UPZ kecamatan ini, akan semakin kuat kesatuan visi, arah, dan dedikasi dalam pengelolaan zakat di Kabupaten Tangerang. Ia melanjutkan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan untuk memperkuat peran BAZNAS dan UPZ sebagai partner utama dalam menciptakan Kabupaten Tangerang yang religius, makmur, dan adil secara sosial.
“Saya menyampaikan penghargaan kepada BAZNAS Kabupaten Tangerang atas komitmen dan kontribusi nyata dalam mengurus zakat, serta kepada semua pengurus UPZ yang rela berkorban untuk kepentingan umat,” tutupnya. (*)
Tidak ada komentar