Prioritaskan Keluarga Miskin, Beasiswa Tangerang Gemilang Sasar Desil 1 hingga 4

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Mei 2026 13:19 14 Nazwa

TANGERANG | BD – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026 diprioritaskan bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu. Program tersebut menyasar warga yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4 atau kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan kuliah.

“Jadi masyarakat yang orang tuanya memiliki keterbatasan ekonomi dan berpenghasilan rendah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program beasiswa ini,” ujar Maesyal saat menghadiri seleksi wawancara calon penerima Beasiswa Tangerang Gemilang di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, seluruh penerima beasiswa nantinya akan mendapatkan pembiayaan pendidikan secara penuh hingga menyelesaikan kuliah dan wisuda.

“Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi anak-anak kita agar bisa sekolah dan kuliah. Mereka bisa pintar, cerdas, dan semuanya gratis mulai dari awal masuk sampai selesai wisuda,” katanya.

Program Beasiswa Tangerang Gemilang tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dari lebih dari 1.700 pendaftar, sebanyak 1.458 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan mengikuti tahapan wawancara.

Dari jumlah tersebut, sekitar 650 hingga 670 peserta akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa. Jumlah penerima tahun ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 235 orang.

“Sebelumnya tahun 2025 kita sudah memberangkatkan 235 penerima beasiswa. Sekarang meningkat menjadi sekitar 670 orang, jadi hampir tiga kali lipat,” ungkapnya.

Menurut Maesyal, peningkatan kuota penerima beasiswa menjadi langkah nyata Pemkab Tangerang dalam membantu masyarakat kurang mampu memperoleh pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.

Selain itu, Pemkab Tangerang juga telah bekerja sama dengan 33 perguruan tinggi di Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program tersebut. Bahkan, sejumlah kampus ternama disebut mulai menjajaki kerja sama baru dengan pemerintah daerah.

Terkait proses seleksi, Maesyal menegaskan seluruh tahapan dilakukan secara transparan dan bebas dari praktik titipan.

“Tidak ada titipan. Semuanya melalui proses seleksi,” tegasnya.

Ia berharap Program Beasiswa Tangerang Gemilang dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Kabupaten Tangerang untuk terus berprestasi dan menggapai pendidikan tinggi meski memiliki keterbatasan ekonomi. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA