Tangsel Targetkan Infrastruktur Penerangan Jalan Tuntas pada Triwulan IV 2026

waktu baca 3 menit
Selasa, 14 Jul 2026 16:05 17 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan pembangunan infrastruktur penerangan jalan melalui program Tangsel Terang rampung pada triwulan IV 2026. Sebanyak 3.280 titik Penerangan Jalan Umum (PJU) baru disiapkan untuk memperluas akses penerangan sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Target tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam menghadirkan layanan infrastruktur yang merata hingga ke jalan lingkungan, jalan setapak, dan ruas jalan kota yang selama ini belum memiliki penerangan memadai.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan, Ayep Jajat Sudrajat, mengatakan realisasi pembangunan PJU baru saat ini telah mencapai sekitar 20 persen. Untuk memastikan seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal, Dishub menerapkan strategi percepatan administrasi proyek yang dibarengi dengan pengawasan rutin di lapangan.

“Untuk mencapai target pembangunan infrastruktur hingga 100 persen pada akhir tahun anggaran, Dinas Perhubungan menerapkan strategi percepatan administrasi serta melakukan monitoring kegiatan secara rutin,” ujar Ayep.

Selain pembangunan baru, Dishub juga terus mempercepat perbaikan lampu jalan yang mengalami gangguan. Hingga 30 Juni 2026, sebanyak 2.718 titik lampu telah diperbaiki di 1.788 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah Tangerang Selatan.

Menurut Ayep, pembangunan PJU tahun ini diprioritaskan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), jalan kota berstatus jalan lokal sekunder yang belum memiliki penerangan, serta jalan lingkungan yang dinilai masih membutuhkan tambahan lampu.

“Fokus kami adalah wilayah-wilayah yang selama ini belum memiliki penerangan jalan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, program Tangsel Terang 2026 juga mengedepankan pemanfaatan teknologi yang lebih efisien. Seluruh lampu jalan baru secara bertahap menggunakan Light Emitting Diode (LED) sebagai pengganti lampu SON-T, sehingga konsumsi energi menjadi lebih hemat dan masa pakai lampu lebih panjang.

Dishub juga meningkatkan keamanan instalasi listrik PJU melalui penggunaan Residual Current Circuit Breaker with Overcurrent Protection (RCBO) pada panel listrik. Sistem tersebut mampu memberikan perlindungan terhadap korsleting, beban listrik berlebih, hingga kebocoran arus listrik sehingga operasional PJU menjadi lebih aman dan andal.

Di sisi lain, pelaksanaan pembangunan masih menghadapi sejumlah tantangan. Fluktuasi harga material akibat kenaikan biaya logistik serta penolakan sebagian warga terhadap lokasi pemasangan tiang lampu menjadi beberapa kendala yang harus diselesaikan selama proses pembangunan berlangsung.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menegaskan, pemerataan penerangan jalan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan dan aktivitas masyarakat pada malam hari.

“Tentu saja, Pemerintah Kota akan terus berupaya menghadirkan penerangan jalan yang merata melalui program Tangsel Terang. Ribuan titik PJU kami pastikan terfasilitasi sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman di kota ini,” ujar Benyamin.

Ia juga menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk mempercepat tindak lanjut atas setiap laporan masyarakat terkait penerangan jalan agar kebutuhan warga dapat segera terlayani.

Dengan target penyelesaian pada triwulan IV 2026, Pemkot Tangsel optimistis seluruh pembangunan dan perbaikan PJU dapat selesai sesuai rencana sehingga manfaat program Tangsel Terang semakin dirasakan masyarakat di seluruh penjuru kota. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA