Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah memimpin High Level Meeting TP2DD Kabupaten Tangerang yang membahas optimalisasi retribusi daerah dan implementasi digitalisasi pembayaran melalui KKI. (Foto: Ist)TANGERANG | BD – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, resmi membuka acara High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, pada hari Kamis (12/3/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya meningkatkan pendapatan daerah melalui pengelolaan retribusi yang lebih efektif dan transparan. Salah satu langkah strategis yang disarankan adalah penyempurnaan sistem WEB Register sebagai sistem utama untuk pengelolaan retribusi di Kabupaten Tangerang.
Ia mengungkapkan bahwa penyempurnaan sistem ini juga merupakan salah satu rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sehingga harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah.
“Kita perlu menyepakati bersama arah perbaikan dan pengembangan sistem WEB Register agar menjadi sistem utama dalam pengelolaan retribusi di Kabupaten Tangerang. Penyempurnaan ini juga sesuai dengan rekomendasi dari BPK,” ujar Intan.
Ia menambahkan bahwa menindaklanjuti rekomendasi tersebut sangat penting agar pengelolaan retribusi daerah semakin akuntabel, transparan, dan mampu meningkatkan pendapatan secara optimal.
“Melalui forum ini, saya berharap kita dapat mencapai kesepakatan mengenai pengembangan sistem WEB Register, apakah akan dilakukan penyempurnaan secara terpadu atau disesuaikan dengan kebutuhan proses bisnis masing-masing perangkat daerah,” katanya.
Selain fokus pada penyempurnaan WEB Register, Wabup Intan juga menyoroti pentingnya meningkatkan efisiensi dan transparansi pengeluaran daerah lewat penggunaan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai instrumen pembayaran pemerintah.
“Kita harus terus mendorong penggunaan KKI sebagai alat pembayaran yang efisien, transparan, dan akuntabel. Saya berharap kebijakan ini bisa dipercepat agar KKI dapat dimanfaatkan secara optimal sejak awal tahun anggaran,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wabup Intan menegaskan perlunya penguatan infrastruktur dan ekosistem digital di Kabupaten Tangerang. Ia menilai pembangunan daerah ke depan tidak hanya harus berfokus pada infrastruktur fisik, melainkan juga harus diimbangi dengan pengembangan infrastruktur digital.
“Digitalisasi tidak hanya mendukung sistem pemerintahan, tetapi juga memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan dan informasi. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah memperluas akses internet di ruang-ruang publik seperti taman edukasi, taman hijau, taman bermain, dan fasilitas layanan masyarakat lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang, Slamet Budhi Mulyanto, menyampaikan bahwa High Level Meeting ini merupakan salah satu indikator penilaian dalam TP2DD. Melalui forum ini, diharapkan pimpinan daerah dapat memberi arahan kepada perangkat daerah terkait optimalisasi digitalisasi layanan pajak dan retribusi.
“Pertemuan hari ini merupakan bagian dari penilaian TP2DD. Dengan kegiatan ini, diharapkan pimpinan dapat memberikan arahan kepada kepala OPD terkait pemanfaatan digitalisasi guna mempermudah pelayanan pajak dan retribusi bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga membahas evaluasi implementasi digitalisasi, kesiapan dan penyempurnaan aplikasi layanan, serta koordinasi dengan Dinas Kominfo untuk memperluas akses internet di ruang publik agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan pemerintah secara daring.
“Ke depan, fokus kami bukan hanya meraih predikat juara dalam Championship TP2DD, tetapi juga mendorong masyarakat beralih ke sistem digital, sehingga pembayaran pajak dan retribusi bisa dilakukan dengan lebih mudah. Kami berharap, transisi ini dapat meningkatkan pendapatan asli daerah,” tutupnya. (*)
Tidak ada komentar