Perwakilan PT Asuransi Jasindo berfoto bersama usai menyerahkan bantuan kesehatan secara simbolis kepada perwakilan masyarakat adat Baduy melalui Program Narasemesta sebagai bentuk dukungan peningkatan kualitas hidup warga. (Foto: Ist)LEBAK | BD – PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau Asuransi Jasindo kembali menggulirkan Program Narasemesta dengan menyasar 411 kepala keluarga (KK) masyarakat adat Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui layanan kesehatan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seluruh kegiatan dilakukan dengan pendekatan yang menghormati adat, budaya, dan kearifan lokal yang telah dijaga masyarakat Baduy secara turun-temurun.
Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan Narasemesta merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan program keberlanjutan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap daerah.
Menurutnya, setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga pelaksanaan program juga harus mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.
“Pada masyarakat Baduy, Narasemesta hadir dengan pendekatan yang memperkuat kesehatan, ketahanan pangan, dan kemandirian ekonomi, dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap nilai-nilai adat yang telah dijaga secara turun-temurun,” kata Brellian. Sabtu, (25/7/2026).
Ia menjelaskan, masyarakat Baduy dipilih sebagai penerima manfaat karena dikenal memiliki kemandirian tinggi dalam menjaga tradisi, mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, serta menghasilkan berbagai kerajinan yang menjadi identitas budaya mereka.
Potensi tersebut dinilai perlu didukung melalui program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Sebanyak 411 kepala keluarga yang menerima manfaat program tersebar di empat kampung, yakni Kaduketug I, Cipondok, Kaduketug III Kaler, dan Kaduketug III Kidul di Desa Kanekes.
Pada sektor kesehatan, Jasindo menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan secara door-to-door yang menjangkau langsung rumah-rumah warga. Pemeriksaan meliputi kesehatan umum, ibu hamil, bayi dan balita, remaja, hingga lansia.

Petugas kesehatan memberikan layanan pemeriksaan gratis kepada warga lanjut usia (lansia) masyarakat adat Baduy sebagai bagian dari Program Narasemesta Asuransi Jasindo untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat. (Foto: Ist)
Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai gizi keluarga, sanitasi, pencegahan kehamilan berisiko, serta upaya pencegahan stunting sebagai langkah promotif dan preventif.
Di bidang ketahanan pangan, Jasindo memberikan bantuan berupa perkakas pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan yang dikelola masyarakat.
Sementara itu, pada aspek pemberdayaan ekonomi, pelaku UMKM Baduy akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan promosi dan pemasaran produk lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas.
“Keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kesempatan bertumbuh tanpa kehilangan identitas budayanya. Melalui Narasemesta, kami ingin menghadirkan manfaat yang mampu memperkuat kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya yang menjadi kekayaan bangsa,” ujar Brellian.
Pelaksanaan Program Narasemesta turut melibatkan kolaborasi lintas sektor bersama PT IBS Reinsurance Brokers dan Rumah Sakit Abdi Waluyo. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan sekaligus mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Brellian menambahkan, Narasemesta merupakan bagian dari dukungan Asuransi Jasindo terhadap Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada peningkatan kualitas kesehatan, penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dan lingkungan.
“Melalui Narasemesta, kami terus memperkuat peran perusahaan dalam menghadirkan program keberlanjutan yang berdampak bagi masyarakat. Dengan mengedepankan kolaborasi serta pendekatan yang menghormati karakteristik dan kearifan lokal, kami berharap setiap inisiatif yang dijalankan dapat menciptakan manfaat yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah Indonesia,” tutup Brellian. (*)
Tidak ada komentar