Wakil Walikota Serang dan PNM Fokus Kembangkan UMKM Digital dan Berdaya Saing

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 02:45 3 Deni Kusuma

KOTA SERANG – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Serang agar naik kelas sekaligus melek digitalisasi.

Upaya ini dilakukan agar pelaku UMKM tidak hanya bergantung pada modal usaha, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk bersaing di era modern. Menurut Agis, penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan hingga peningkatan kapasitas digital.

Untuk itu, PNM bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperkuat kolaborasi dalam memberikan akses permodalan sekaligus pelatihan berbasis teknologi kepada pelaku usaha.

Agis menegaskan, perubahan perilaku konsumen yang kini beralih ke platform digital menjadi alasan utama pentingnya transformasi tersebut. Pelaku UMKM dituntut mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan melalui pemanfaatan teknologi.

“Pemkot Serang akan memfasilitasi seluruh kebutuhan pelaku UMKM, mulai dari permodalan hingga pelatihan pemasaran dengan melibatkan berbagai stakeholder,” ujar Agis.

Selain itu, PNM bersama Pemkot Serang juga memberikan pendampingan dan pelatihan agar pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi benar-benar naik kelas melalui transformasi digital.

Manager Supporting PNM Cabang Serang, Yayah Inayah, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendekatkan layanan ke masyarakat melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM).

Program Mekaar menawarkan pinjaman tanpa agunan mulai dari Rp2 juta hingga Rp15 juta. Sementara ULaMM menyediakan pembiayaan lebih besar, yakni mulai dari Rp50 juta hingga Rp200 juta.

Tak hanya pembiayaan, PNM juga memberikan pelatihan dan pendampingan usaha, mulai dari strategi pemasaran digital hingga pengelolaan keuangan. Hal ini bertujuan agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memiliki daya saing yang kuat.

“Kami ingin nasabah tidak hanya memiliki usaha, tetapi juga mampu mengelola keuangan dan memanfaatkan teknologi digital sehingga bisa bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” kata Yayah.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan berbagai pihak terkait, UMKM di Kota Serang diharapkan semakin berkembang dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah menuju kota yang maju dan sejahtera.DK

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA