Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Dorong Serpong Arts & Culture Festival 2026 Jadi Agenda Tahunan

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Agu 2026 14:35 18 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD — Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mendorong agar Serpong Arts & Culture Festival 2026 dapat berkembang menjadi agenda budaya tahunan yang konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, keberadaan festival tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas Kota Tangerang Selatan sebagai daerah yang kreatif dan berbudaya.

Hal tersebut disampaikan Benyamin saat menghadiri Serpong Arts & Culture Festival 2026 yang berlangsung di Tandon Ciater, Kecamatan Serpong, Minggu (2/8/2026). Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menikmati sekaligus mengembangkan seni dan budaya.

Benyamin mengatakan, festival budaya memiliki peran strategis karena tidak hanya menjadi kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi wadah pertemuan antara masyarakat, komunitas seni, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Serpong Arts & Culture Festival 2026 ini. Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat bahwa budaya mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai jati dirinya,” ujar Benyamin.

Menurutnya, keberlanjutan sebuah festival budaya menjadi hal penting agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perayaan sesaat. Dengan penyelenggaraan yang rutin, festival dapat menjadi ruang yang terus menghidupkan aktivitas seni sekaligus memperkenalkan potensi budaya Kota Tangerang Selatan kepada masyarakat lebih luas.

Benyamin berharap Serpong Arts & Culture Festival dapat menjadi salah satu agenda unggulan daerah yang mampu memperkuat citra Tangsel sebagai kota kreatif, berbudaya, dan inklusif.

“Saya juga berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai sebuah perayaan, tetapi menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat identitas Kota Tangerang Selatan sebagai kota kreatif, berbudaya, dan inklusif,” ucapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan festival budaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, komunitas seni, pelaku usaha, hingga masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, kegiatan budaya di Tangsel diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi daerah.

Dengan menjadikan Serpong Arts & Culture Festival sebagai agenda tahunan, Benyamin optimistis kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu ciri khas Kota Tangerang Selatan sekaligus memperkuat daya tarik daerah di tingkat regional maupun nasional. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA