Maesyal Rasyid Dorong Museum Raden Aria Wangsakara Jadi Ruang Edukasi Generasi Muda

waktu baca 2 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 11:50 14 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mendorong Museum Raden Aria Wangsakara tidak hanya menjadi tempat penyimpanan berbagai catatan sejarah, tetapi juga berkembang sebagai ruang edukasi bagi generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Maesyal saat meletakkan batu pertama pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara, Jumat (11/9/2026).

Menurut Maesyal, keberadaan museum nantinya dapat menjadi sarana bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal sejarah Tangerang secara lebih dekat. Sejarah tidak hanya dipahami melalui buku, tetapi juga dapat dipelajari melalui berbagai peninggalan dan narasi yang dihadirkan di dalam museum.

“Untuk generasi muda Tangerang, kita ingin mereka tumbuh sebagai generasi yang maju dan berdaya saing, namun tetap mengenal akar sejarah dan menghargai jasa para pendahulunya,” ujar Maesyal.

Ia mengatakan, Raden Aria Wangsakara merupakan salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah Tangerang. Perjuangan, keberanian, keteladanan, serta kecintaannya terhadap masyarakat dan tanah kelahirannya menjadi nilai yang penting untuk dikenalkan kepada generasi penerus.

Menurutnya, museum dapat menjadi ruang pembelajaran yang membuat generasi muda tidak hanya mengetahui nama dan kisah tokoh sejarah, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di balik perjuangan para pendahulunya.

“Pembangunan museum ini bukan sekadar pembangunan sebuah gedung. Lebih dari itu, museum ini merupakan ikhtiar kita untuk menjaga ingatan sejarah, merawat warisan budaya, serta menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi yang akan datang,” katanya.

Maesyal berharap museum tersebut nantinya mampu menghadirkan pengalaman belajar sejarah yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian, generasi muda dapat memahami perjalanan daerahnya sekaligus memiliki kesadaran terhadap sejarah dan budaya yang menjadi bagian dari identitas Tangerang.

Ia menegaskan, pembangunan Museum Raden Aria Wangsakara merupakan bagian dari upaya Pemkab Tangerang membangun daerah secara menyeluruh. Pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat karakter, kebudayaan, dan jati diri masyarakat.

Maesyal pun berharap Museum Raden Aria Wangsakara ke depan dapat berkembang sebagai pusat pembelajaran sekaligus sumber inspirasi bagi generasi masa depan.

“Mari kita jadikan museum ini sebagai rumah bagi sejarah, ruang bagi pendidikan, dan sumber inspirasi bagi generasi masa depan,” tuturnya.

Ia berharap pembangunan museum dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran sejarah bagi generasi muda Tangerang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA