Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Bazar Ramadan dengan pemotongan pita, menandai dimulainya kegiatan yang menyediakan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.Terima kasih atas penjelasannya. Berikut caption revisi untuk gambar 1 dan 3, menegaskan bahwa Bupati Tangerang menjadi pemeran utama:**Gambar 1:**
“Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir dalam acara pembukaan Bazar Ramadan di Gedung Serbaguna Tangerang, menunjukkan komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan ini.”**Gambar 3:**
(Bupati Tangerang memimpin acara)
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi membuka Bazar Ramadan dengan pemotongan pita, menandai dimulainya kegiatan yang menyediakan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. (Foto: Ist)TANGERANG | BD — Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, meresmikan Bazar Ramadan Pemerintah Kabupaten Tangerang di Gedung Serbaguna Pusat Pemerintahan Kabupaten, Kamis (12/3/2026).
Dalam pidatonya, Bupati Maesyal menekankan bahwa acara ini bertujuan meringankan beban warga dengan menyediakan barang pokok berharga murah, jauh di bawah harga pasar. “Kami fokus bantu masyarakat sekitar pusat pemerintahan, termasuk paket sembako, minyak goreng, ayam, dan daging sapi,” katanya.
Ia juga mengajak memanfaatkan Ramadan untuk tingkatkan solidaritas sosial dan pelayanan publik. “Ramadan penuh berkah; mari hidupi dengan sukacita, kepedulian, dan pengabdian lebih baik,” tambahnya.
Bupati berharap bazar ini jadi agenda tahunan karena manfaatnya nyata bagi kebutuhan Ramadan hingga Idulfitri. “Siapa pun pemimpinnya nanti, program ini harus dilanjutkan karena sangat dibutuhkan,” tegasnya.
Ia ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, seperti perangkat daerah, camat, asisten, staf ahli, dan mitra lainnya.
Sementara, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tangerang, Dewi Soma Atmaja, bilang bazar ini sediakan kebutuhan pokok murah untuk persiapan Idulfitri 1447 H. Lebih dari 12 ribu paket sembako dijual 50% lebih murah dari harga pasar, didukung PKK, DWP 29 kecamatan, perangkat daerah, BUMD, RSUD, Kemenag, serta perusahaan swasta.
Paket dibagikan via sistem kupon untuk warga desa sekitar pusat pemerintahan agar tepat sasaran. Selain sembako, ada juga produk UMKM dan barang pokok lainnya. (*)
Tidak ada komentar