Bupati Tangerang Tegaskan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Prioritas, Keselamatan Warga Diutamakan

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Jul 2026 11:47 10 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Rajeg. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pun bergerak cepat dengan menyiapkan lokasi pengungsian, layanan kesehatan, hingga kebutuhan dasar bagi warga terdampak.

Penegasan tersebut disampaikan Maesyal saat mendampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono meninjau lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Sabtu (4/7/2026).

“Alhamdulillah, kami sudah menyiapkan tempat pengungsian, tempat tidur, kebutuhan sehari-hari, hingga layanan pemeriksaan kesehatan. Dinas Kesehatan dan Puskesmas tidak hanya siaga di posko, tetapi juga melakukan pelayanan door to door ke rumah-rumah warga,” ujar Maesyal.

Ia mengungkapkan, dua lokasi pengungsian sementara telah disiapkan, yakni di Kantor Desa Tanjakan dan Kantor Desa Rajeg Mulya. Hingga Jumat malam, sebanyak 102 warga tercatat mengungsi di lokasi tersebut.

Selain itu, Dinas Kesehatan bersama Puskesmas juga terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat. Berdasarkan data sementara, sebanyak 22 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan telah mendapatkan penanganan medis.

Untuk mempercepat penanganan kebakaran, Pemkab Tangerang juga telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari melalui Surat Keputusan (SK) Bupati sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“SOP tanggap darurat sesuai peraturan perundang-undangan sudah kami laksanakan melalui SK Bupati tentang status kedaruratan selama 14 hari. Namun, mudah-mudahan penanganannya bisa lebih cepat sehingga kondisi ini segera dapat kita atasi,” katanya.

Maesyal menambahkan, Pemkab Tangerang akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pemadaman maupun penanganan dampak kebakaran. Ia juga memastikan seluruh arahan dari Kementerian Lingkungan Hidup akan segera ditindaklanjuti agar proses penanganan berjalan optimal.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono mengapresiasi langkah cepat Pemkab Tangerang dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat terdampak.

“Kami menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama KLH, baik bagi masyarakat maupun petugas pemadaman. Pak Bupati, terima kasih sudah melakukan antisipasi untuk pengecekan ISPA dan penanganan pengungsian,” ujar Diaz.

Menurut Diaz, pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin memiliki tingkat kesulitan tinggi karena karakteristiknya menyerupai kebakaran lahan gambut. Api yang tampak padam di permukaan masih berpotensi menyala kembali dari bagian bawah timbunan sampah, ditambah keberadaan gas metana (CH4) yang dapat memicu ledakan.

Karena itu, Kementerian Lingkungan Hidup terus memperkuat upaya penanganan melalui pemantauan titik panas (hotspot) menggunakan drone, pengoperasian Mobile Monitoring System untuk memantau kualitas udara, serta dukungan personel pemadam yang berpengalaman menangani kebakaran lahan gambut. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA