Cegah Abrasi, Banten Gencarkan Penanaman Mangrove: Ini Pesan Gubernur Andra Soni

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Nov 2025 12:27 127 Nazwa

SERANG | BD – Gubernur Banten, Andra Soni, mendorong semua lapisan masyarakat dan pihak terkait untuk turut serta secara aktif dalam usaha menjaga ekosistem pesisir.

Kegiatan penanaman mangrove seharusnya tidak hanya berakhir pada acara resmi, tetapi harus dilanjutkan dengan pengawasan dan perawatan yang terus-menerus.

Hal ini disampaikan Andra Soni ketika hadir dalam acara peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, pada Jumat tanggal 28 November 2025.

“Saya berharap berbagai pihak ikut serta lagi dalam upaya melestarikan area mangrove. Tentu saja, kita ingin aktivitas ini bukan sekadar ritual. Pohon harus ditanam dengan metode yang tepat, lalu kita periksa kembali setahun kemudian,” kata Andra Soni.

Gubernur menyoroti masalah umum di mana bibit mangrove yang baru ditanam hilang karena terbawa arus dalam waktu singkat. Ia menjelaskan bahwa ini terjadi akibat cara penanaman yang tidak optimal dan pengendalian setelah penanaman yang masih minim.

“Oleh karena itu, setelah menanam delapan ribu pohon ini, kita harapkan jumlahnya tetap stabil,” tegasnya.

Andra menambahkan bahwa kampanye menanam pohon adalah langkah sederhana dengan dampak signifikan terhadap lingkungan. Ia melihatnya sebagai bentuk pengabdian sosial yang memberikan kebaikan berkepanjangan.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal yang terus memberikan manfaat bagi kelestarian alam dan warga,” ujarnya.

Penghargaan untuk Kolaborasi PLN

Dalam acara itu, Pemerintah Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten.

Andra menilai bahwa PLN tidak hanya berhasil menyediakan listrik dengan tingkat elektrifikasi mencapai 99,9 persen di Banten, tetapi juga memberikan “energi kehidupan” lewat inisiatif penghijauan dan pemberdayaan komunitas.

Sementara itu, General Manager PLN UID Banten, Muhamad Joharifin, menjelaskan bahwa penanaman mangrove ini menunjukkan kontribusi perusahaan dalam menjaga ekosistem pantai, sekaligus merayakan Hari Menanam Pohon Indonesia.

“Lokasi penanaman dipilih berdasarkan prioritas perlindungan keberagaman hayati dan keamanan manusia. Jenis mangrove yang ditanam adalah Rhizophora mucronata dan Rhizophora apiculata,” ungkap Joharifin.

Joharifin menjelaskan bahwa hutan mangrove memiliki peran ekologis penting, seperti melindungi pantai, mencegah erosi dan masuknya air laut, serta sebagai habitat bagi biota laut.

“Selain menyerap karbon, area mangrove juga bisa menjadi sumber makanan serta potensi destinasi wisata dan rekreasi untuk masyarakat,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA