Kapolri dan Bupati Tangerang Hadiri Halal Bihalal KSPSI, Bahas Tantangan Ekonomi Global

waktu baca 2 menit
Rabu, 15 Apr 2026 12:45 7 Nazwa

TANGERANG | BD – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid ikut serta dalam acara Halal Bihalal Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar bersama Kapolri di PT KMK Global Sport, Desa Telaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (14/4/2026).

Acara ini diikuti oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Wakil Gubernur Banten, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta tim Mabes Polri, serta Kapolda Banten.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengapresiasi acara tersebut sebagai wadah mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, pengusaha, dan buruh. “Acara Halal Bihalal seperti ini sangat berharga untuk membangun kebersamaan dan kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, serta pekerja,” katanya.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menciptakan lingkungan investasi yang mendukung serta menjaga hubungan kerja yang seimbang. Hal ini diharapkan mendorong perkembangan industri secara optimal, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga, terutama para pekerja.

“Kabupaten Tangerang, sebagai pusat industri utama, akan terus mempermudah investasi sambil memprioritaskan hak dan kesejahteraan tenaga kerja,” tegasnya. Ia juga berpesan agar kolaborasi antara pemerintah, usaha, buruh, dan penegak hukum semakin erat untuk mendukung iklim investasi dan ekonomi yang lebih baik, baik di tingkat nasional maupun lokal.

“Sinergi yang solid dari semua pihak akan membuat kita lebih tangguh menghadapi tantangan ekonomi dunia dan memajukan industri secara berkelanjutan di Tangerang,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan soal risiko dari gejolak global, seperti konflik di Timur Tengah yang bisa memengaruhi ekonomi Indonesia. “Mari kita semua—pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja—bersatu menjaga kestabilan ekonomi dan lingkungan investasi yang aman,” ajaknya.

Menurut Kapolri, keseimbangan hubungan antara pengusaha dan buruh menjadi pondasi utama bagi kemajuan industri serta investasi. “Hubungan kerja yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan buruh akan menjamin pertumbuhan industri yang sehat serta kesejahteraan pekerja yang lebih baik,” jelasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA