Hasil Panen Positif, Pemkot Tangsel Siapkan Pupuk Mikroba untuk Dorong Produksi Bawang Merah Rumah Tangga

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Jun 2026 21:50 9 Nazwa

KOTA TANGSEL | BD – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengkaji pemanfaatan pupuk bio-organik berbasis mikroba secara lebih luas setelah hasil panen perdana bawang merah varietas Batu menunjukkan performa yang menjanjikan. Langkah ini disiapkan sebagai upaya mendorong produksi pangan rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Rencana tersebut mencuat usai panen hasil demplot bawang merah varietas Batu yang digelar dalam kegiatan Pasar Murah Hasil Bumi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Selasa (9/6/2026).

Keberhasilan budidaya bawang merah di kawasan perkotaan seperti Tangsel menjadi perhatian tersendiri. Pasalnya, komoditas tersebut selama ini lebih dikenal tumbuh optimal di wilayah dengan kondisi geografis tertentu. Namun melalui penerapan pupuk bio-organik berbasis mikroba Arktivate, tanaman mampu berkembang baik dan menghasilkan umbi dengan ukuran yang dinilai lebih besar.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan hasil panen tersebut membuka peluang baru dalam pengembangan pertanian perkotaan. Menurutnya, teknologi yang digunakan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di tengah keterbatasan lahan.

“Bawang itu konsumsi dapur yang cukup banyak, selain cabai dan sebagainya. Kalau berhasil nanti pupuk yang digunakan akan kita produksi cukup banyak dan disebarkan ke masyarakat, sehingga produksi rumah tangganya cukup besar di Tangsel,” ujar Benyamin.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah melalui DKP3 akan melakukan kajian lebih lanjut terhadap efektivitas pupuk tersebut sebelum diterapkan secara lebih luas. Evaluasi dilakukan untuk memastikan teknologi yang digunakan mampu memberikan hasil yang konsisten pada berbagai jenis lahan dan tanaman.

Apabila hasil pengujian lanjutan menunjukkan performa yang stabil, Pemkot Tangsel membuka peluang untuk memproduksi pupuk dalam jumlah lebih besar dan mendistribusikannya kepada masyarakat, khususnya kelompok tani dan pelaku pertanian rumah tangga.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga mendorong lahirnya sumber pendapatan tambahan bagi warga melalui budidaya komoditas hortikultura bernilai ekonomi.

Sementara itu, CEO PT BioArk Global Pte. Ltd., Edward, menjelaskan bahwa Arktivate dikembangkan menggunakan teknologi mikroba yang berfungsi meningkatkan pertumbuhan tanaman sekaligus membantu tanaman beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Menurutnya, media tanam yang menggunakan teknologi tersebut mampu mempertahankan kelembapan tanah hingga 20 persen lebih baik dan menjaga kandungan nutrisi sekitar 10 persen lebih tinggi dibandingkan media tanam organik konvensional.

Dengan hasil panen perdana yang dinilai positif, Pemkot Tangsel melihat peluang besar untuk mengembangkan model pertanian rumah tangga berbasis teknologi. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pertanian perkotaan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA